Erabaru.net. Seorang pria di Tiongkok terkena infeksi parasit setelah menelan lima katak hidup karena diyakininya katak itu dapat membuat tubuhnya lebih kuat, kata rumah sakit setempat.

Pria yang berusia 53 tahun , bermarga Sun, memakan amfibi tersebut setelah rekan-rekan desanya mengatakan kepadanya bahwa katak bisa memberinya lebih banyak kekuatan.

Dia dibawa ke rumah sakit setelah mengalami demam dan lemah tubuh secara terus-menerus, kata First Affiliated Hospital of College of Medicine, Universitas Zhejiang dalam sebuah artikel yang diposting di WeChat.

Petani itu secara rutin menggarap ladang di distrik Yuhang, Hangzhou, Provinsi Zhejiang. Sun mengatakan kepada dokter awal bulan ini bahwa dia menangkap katak di dekat lahan pertanian dan menelannya utuh.

Sun mengatakan dia memutuskan untuk mencoba pengobatan tradisional karena dia ingin meningkatkan kebugarannya setelah menderita patah tulang selangka dan tulang belikat beberapa tahun lalu.

“Saya menangkap total lima katak, mereka semua cukup kecil, masing-masing hanya sepanjang satu ibu jari,” katanya.

Dia pergi ke tiga rumah sakit untuk menemukan penyebab penyakit misteriusnya. Dia tidak menyadari katak mungkin menjadi penyebabnya, jadi dia tidak memberi tahu dokter tentang katak itu sampai dilakukannya pemeriksaan secara terperinci.

Pada saat itu, dia mengalami demam selama sekitar dua minggu, dan paru-parunya menunjukkan banyak lesi dan fibrosis, kata dokter.

Biopsi kemudian menunjukkan bahwa Sun terinfeksi Spirometra mansoni, cacing pita yang biasa ditemukan pada katak.

Beruntung, cacing itu tidak menyerang mata atau otaknya, dua organ dalam tubuh manusia yang paling rentan terhadap infeksi. Jika itu terjadi, Sun akan mengalami gejala yang mirip dengan stroke.

Dia sekarang telah pulih setelah menjalani pengobatan anti-parasit, menurut artikel tersebut.

“Setiap tahun, kami menerima pasien yang terinfeksi parasit. Sebagian besar dari mereka jatuh sakit karena mereka makan dengan tidak benar,” kata Qu Tingting, seorang dokter dari departemen penyakit menular rumah sakit, di postingan WeChat.

Obat katak hidup adalah praktik pengobatan tradisional yang diadopsi secara luas di bagian lain Tiongkok.

Seorang pria berusia 26 tahun dari Changsha, Provinsi Hunan, ditemukan telah terinfeksi oleh parasit yang sama di otak setelah dia makan “banyak” katak selama masa kecilnya dengan harapan dapat membantu menyembuhkan cedera tulang. Evening News melaporkan pada bulan Januari.

Dia tidak pernah berpikir memakan katak itu akan berisiko sampai suatu hari dia tidak bisa berbicara dengan jelas dan kehilangan fungsi anggota tubuhnya pada awal 2021, kata laporan berita itu.

Orang lain yang memakan larva katak, juga percaya bahwa hal tersebut dapat memberi mereka kekuatan.

Pada April 2018, sebuah video yang menunjukkan seorang wanita memberi makan berudu hidup kepada anak perempuannya yang masih kecil di Weibo yang memicu kemarahan publik. Wanita itu mengatakan berudu hidup dapat membantu anak itu tetap sehat sambil menyajikan berudu yang sedang berenang di dalam mangkuk dengan sendok.(lidya/yn)

Sumber: Asiaone

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular