Erabaru.net. Bersyukur adalah filosofi hidup, sikap hidup, dan sentimen moral. Bersyukur adalah kebijaksanaan besar dalam hidup, dan juga merupakan cara menjalani kehidupan.

Seseorang yang tahu bagaimana bersyukur dan membalas budi adalah orang yang mulia di dunia ini. Semua orang berharap hidupnya akan lancar. Jika Anda ingin memiliki kelancaran dalam hidup, Anda jangan mengharapkan “orang untuk membantu Anda”, atau hanya duduk dan menikmati kesuksesan Anda, tetapi belajarlah untuk memberi dan bersyukur.

Generasi yang lebih tua selalu mengajari kita kaum muda, mengetahui rasa syukur dan membalas budi, dan memikirkan kerabat!

 

Wu Bin awalnya lahir di dalam keluarga bahagia dan dicintai oleh ayah dan ibunya, namun ketika Wu Bin berusia 10 tahun, terjadi kecelakaan di jalan. Orangtua Wu Bin meninggal dan meninggalkan Wu Bin sendirian.

Ayahnya memiliki adik laki-laki, dia ingin membawa Wu bin ke rumahnya untuk membesarkannya, tetapi istri pamannya tidak setuju, karena mereka sudah memiliki dua anak, dan hidup mereka juga susah.

Jadi istri pamannya memintanya untuk membawa Wu Bin ke panti asuhan di kota. Tetapi pamannya tidak setuju dengan saran istrinya.

“Dia adalah satu-satunya darah daging kakak laki-laki saya, saya yang akan membesarkannya,” kata Paman, yang akhirnya membawa pulang Wu Bin.

Beberapa hari hari setelah pergi ke rumah pamannya, Wu Bin selalu menangis diam-diam karena merindukan orangtuanya, tetapi seiring berjalannya waktu, dia perlahan sudah mulai terbiasa.

Paman Wu bin adalah seorang koki di sebuah restoran di kota, jadi setiap hari ketika paman pulang akan membawa sisa-sisa makanan dari restoran ke rumah. Setiap kali pamannya membawa makanan, dia selalu memberikan daging kepada Wu Bin.

 

Ini menyebabkan istri pamannya menjadi tidak senang, dan dia bertengkar dengan pamannya dari waktu ke waktu.

Dia merasa bahwa pamannya terlalu memihak pada Wu bin daripada anak-anaknya sendiri. . Untungnya, Wu Bin anak yang rajin dan sangat patuh, sehingga kebencian istri pamannya kepadanya secara berangsur-angsur memudar.

 

Wu Bin tinggal di rumah pamannya selama 6 tahun. Ketika dia berusia 16 tahun, agar tidak membebankan pamannya, dia bekerja di sebuah restoran di kota.

Selama bekerja, Wu Bin sangat irit dan mengumpulkan uangnya. Dia akhirnya bisa membuka restoran sendiri.

Pada awalnya, restorannya tidak begitu ramai, tetapi dia bertahan sepanjang waktu. Perlahan, bisnis restorannya semakin ramai.

6 tahun kemudian, Wu Bin telah membuka 3 cabang restoran lagi di kota.

Setelah usahanya semakin maju, Wu Bin membangun sebuah rumah untuk pamannya sebagai ucapan terima kasihnya.

Syukur adalah perasaan yang indah, syukur adalah keadaan pikiran yang sehat, dan syukur adalah pembalasan ilmu, syukur adalah semacam hati nurani, syukur adalah motivasi, syukur dapat menyucikan jiwa seseorang, syukur dapat saling memberi kehangatan dan kegembiraan. Dengan rasa syukur, hidup akan terpelihara dan hidup akan penuh vitalitas!

Seorang filsuf pernah berkata: “Tragedi atau kemalangan terbesar di dunia adalah orang yang mengatakan tanpa rasa malu bahwa tidak ada yang memberi saya apa pun.”

Hanya mereka yang bersyukur dapat menuai lebih banyak kebahagiaan dalam hidup, dan dapat meninggalkan keluhan yang tidak berarti. Mereka yang bersyukur akan menjadi kuat, berpikiran terbuka dan bijaksana, menjauhi masalah, dan keberuntungan akan selalu ada.

Hanya orang yang selalu bersykur akan menjauhkan diri dari rasa tamak.(lidya/yn)

Sumber: starnews19

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular