Erabaru.net. Ketika seseorang mencapai usia tertentu, tidak dapat dipungkiri bahwa faktor kesehatan akan menyebabkan perubahan dalam hidupnya, bukan hanya mereka yang harus menahan rasa sakit, tetapi keluarga dan teman-teman di sekitar mereka juga akan berada dalam tekanan.

Karena Jepang memiliki harapan hidup terpanjang di dunia, penurunan angka kelahiran, perawatan lansia, dan demensia juga menjadi perhatian sosial.

Beberapa waktu yang lalu, seorang netizen membagikan buku catatan ayahnya setelah kematiannya, yang sangat menyentuh hati banyak orang.

Sebelumnya, seorang netizen Jepang @BUSMANTHEWORST mentweet bahwa suatu hari ketika dia sedang tidur di kamar ayahnya, dia secara tidak sengaja menemukan buku catatan tulisan tangan ayahnya.

Ayah netizen itu berulang kali menulis di buku catatannya: “Lakukan saja apa yang disuruh.”, “Lakukan sendiri.”, “Jangan lakukan hal yang tidak perlu.” dan “Jangan menyusahkan orang lain.”

Dan ada secarik kertas yang terjepit di tengah-tengah buku catatan tersebut. Itu adalah catatan kosong pada awalnya, tetapi saat dibalik, catatan itu tertulis: “Permisi, silahkan masuk.” yang akhirnya membuat netizen menangis!

Ternyata ayah netizen itu mengalami gangguan jiwa semasa hidupnya, kehilangan kognisi dan kemampuan hidup orang normal, serta melupakan banyak hal, sehingga sering membuat istrinya yang bertanggung jawab merawatnya marah.

Setelah membaca catatan ini, dia tahu betapa sulitnya ayahnya berjuang. Betapa kerasnya ia telah berusaha secara pribadi untuk melawan penyakitnya.

Postingan ini telah mengumpulkan 230.000 suka dan 62.000 repost sejak dipublikasikan.

Banyak netizen lain yang tak kuasa menahan air mata setelah membacanya dan mereka meninggalkan komentarnya.

“Kalimat ‘Jangan menyusahkan orang lain,’ langsung membuatku menangis.”

“Ayah sangat penuh cinta untuk keluarganya.”

” Setelah membacanya, hati saya benar-benar sedih.”

Seorang netizens lain mengatakan,: “Demensia sangat sulit. Orang-orang akan melakukan hal-hal buruk tanpa sadar, dan mereka akan menyalahkan diri mereka sendiri ketika mereka sadar. Beginilah ayahmu.”

Dan beberapa orang berbagi pengalaman mereka sendiri.

“Nenek saya sama seperti ayahmu, pergi beberapa tahun yang lalu, saya menemukan catatan serupa dan terus menangis setelah membacanya…”

Orang yang belum pernah mengalaminya tidak akan dapat menyadari pentingnya kesehatan.(lidya/yn)

Sumber: haowenshare

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular