Erabaru.net. Seperti kata pepatah, pohon diam tetapi angin tidak pernah berhenti bertiup, menghormati orangtua adalah kebajikan tradisional dan dasar kehidupan.

Xie Shuhua, seorang wanita pensiunan guru berusia 63 tahun, menggunakan gerobak membawa ibunya yang berusia 90 tahun untuk melakukan perjalanan melintasi sungai dan pegunungan yang indah berkeliling negara. Dia telah menempuh perjalanan sejauh 25.000 mil (40.225 km), melewati lebih dari 20 kota, berganti 6 pasang sepatu, dan telah memukau jutaan netizen.

Kembali ke 6 tahun yang lalu. Setelah pensiun sebagai guru, Xie Shuhua menjalani kehidupan yang menyenangkan. Dia bepergian berkali-kali dalam setahun dari utara ke selatan. Setiap kali dia pulang, dia tidak pernah lupa membeli sesuatu yang enak untuk ibunya yang sudah tua.

Suatu hari di bulan Maret 2013, ibunya yang berusia 91 tahun mengatakan kepadanya: “Kalian semua memiliki kesempatan untuk keluar dan membuka mata kalian, hidupku hanya akan menetap di rumah ini.”

Xie Shuhua pun menghela nafas. Secara kebetulan, pada suatu hari Xie Shuhua mengetahui bahwa akan ada tim “karavan bertenaga manusia” yang akan berkeliling negara. Dia berpikir, ini kesempatan dirinya untuk membawa ibunya berkeliling negara.

Xie Shuhua pulang ke rumah untuk berdiskusi dengan anak-anaknya, tetapi anak-anak tidak setuju. Tetapi dia tetap akan membawa ibunya untuk ikut rombongan karavan itu.

“Aku akan tetap membawa ibuku yang sudah tua keluar untuk berjalan-jalan, berbakti tidak bisa menunggu,” katanya.

Ibu Xie Shuhua sangat menderita dalam hidupnya. dia dari Shandong dan pindah ke Jiangsu ketika dia berusia 15 tahun, dia menjadi orangtua tunggal dan kemudian dia bekerja keras untuk membesarkan enam anaknya.

Ketika Xie Shuhua berusia 8 tahun, ibunya bekerja keras agar dia bisa pergi ke sekolah.

Ada lebih dari 200 gadis di desa yang seusianya, namun hanya dia satu-satunya yang bisa sekolah dan lulus dari universitas. Xie Shuhua menjadi mahasiswa pertama yang lulus dari desanya.

 

Karena ibunya mabuk perjalanan, dia hanya bisa naik gerobak dorong. Ketika Xie Shuhua pertama kali berangkat dengan ibunya yang berusia 91 tahun, gerobak itu disumbangkan oleh perusahaan yang peduli di Shanghai.

Gerobak itu memiliki atap merah-ungu dan berjendela yang berisi tempat tidur, kompor sederhana, alat perbaikan.

Xie Shuhua dengan tali di pundaknya, menarik ibunya yang ada di dalam dan berjalan dengan kecepatan 80 mil sehari, mengandalkan peta dan bertanya kepada orang-orang di sepanjang jalan.

Ke mana pun dia pergi, baik ke Shanghai Oriental Pearl Tower, Danau Xuanwu di Jiangsu maupun Kuil Shaolin di Henan, wanita tua itu selalu tersenyum dan sangat bahagia.

Sepanjang jalan, banyak orang tersentuh dan mereka sampai menteskan air mata.

Di Nanjing, seorang pemilik restoran mengundang Xie Shuhua untuk makan secara gratis.

Di Hebei, seorang pria mengendarai mobil mewah dan mengikuti Xie Shuhua untuk waktu yang lama, mengatakan: “Ibumu tertawa sangat bahagia di kereta, dan aku belum menelepon ibuku sama sekali dalam 3 tahun….”

Kisah Xie Shuhua berkeliling negeri dengan ibunya dalam gerobak, membuat orang-orang yang menjumpainya menangis haru.

“Kami berdua menantikan orangtua kami pergi lebih awal agar kami dapat berbagi warisan. Setelah mendengar ceritamu, kami merasa bahwa kami bukan manusia,” kata meraka.

Didikan yang baik akan membetuk keluarga yang baik. Xie Shuhua mempunyai 6 saudara laki-laki dan perempuan termasuk dirinya.

Pada Maret 2018, ibu Xie Shuhua yang berusia 96 tahun meninggal dengan tenang dan meninggal tanpa sakit. Dia pergi dengan damai.

“Saya menghitung, ibu saya mengantar saya ke sekolah dan berjalan 50.000 mil dalam 6 tahun. Dan saya hanya membawa ibu saya berjalan hampir 25.000 mil, bahkan kurang dari setengah. Kebaikan ibu tidak akan pernah terbalas,” kata Xie Shuhua pada media, penuh dengan emosi.

Xie Shuhua yang berusia 63 tahun, menggunakan gerobak untuk membawa ibunya berjalan kaki sejauh 25.000 mil berkeliling negeri, menikmati keindahan alam telah menyentuh hati banyak orang dunia, dan membuat orang menangis. (lidya/yn)

Sumber: haowenshare

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular