Erabaru.net. Seorang pemuda yang bekerja sebagai karyawan di sebuah supermarket berjalan sejauh 8 km setiap hari untuk pergi bekerja, sampai akhirnya orang asing yang baik hati mengubah hidupnya.

Suatu hari, John Brandeberry, seorang karyawan Kroger dari Toledo, Ohio, berjalan untuk bekerja di tengah badai salju. Jimmy Preston yang sedang mengemudi kebetulan melihatnya. Dia lalu memarkir mobil di sisi jalan dan memberi tumpangan pada John.

“Ketika saya memberi John tumpangan dalam cuaca terburuk, dia berkata, ‘Saya harus pergi bekerja karena banyak orang yang tidak bisa datang.'” Kata Preston di halaman crowdfunding yang didedikasikan untuk membantu John

“John tidak memiliki SIM. Tidak ada yang mengajarinya mengemudi, dan keluarganya juga tidak mampu menyekolahkannya di sekolah mengemudi.”

Setelah mengantar John ke Kroger, Preston bekerja sama dengan badan amal lokal yang disebut “Blessing in Disguise” untuk mensponsori dia agar dapat sekolah mengemudi.

Dan kebaikannya tidak berakhir di situ.

Setelah Preston menyelesaikan kursus mengemudinya, organisasi nirlaba membayar biaya pembuatan SIM-nya, dan ia menjadi pengemudi yang memenuhi syarat.

Untuk membantu John memecahkan masalah transportasinya, Preston membuat halaman crowdfunding GoFundMe untuk membantunya membeli mobil. Preston menetapkan target 5.000 dollar (sekitar Rp 72 juta), tetapi luar biasanya, dia berhasil mengumpulkan 7005 dollar (sekitar Rp 101 juta).

Dealer Toyota, Jim White, menjual kendaraan off-road RAV4 dengan setengah harga, dia membayar setengah dari harga mobil tersebut dan sisanya dibayarkan dengan dana yang telah dikumpulkan oleh Preston.

Dana crowdfunding yang tersisa akan digunakan untuk membayar asuransi mobil selama enam bulan untuk John, berikut dengan sepeda dan rak sepeda yang dipasang di bagian belakang mobil untuk digunakan oleh John.

John sangat gembira, dan dia sangat yakin bahwa masih ada banyak orang baik di dunia ini. Setelah menerima sumbangan yang begitu besar, ia juga memberikan beberapa saran.

“Perlakukanlah orang lain seperti bagaimana Anda ingin diperlakukan,” katanya kepada ABC.(lidya/yn)

Sumber: epochtimes

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular