Erabaru.net. Di dunia ini, semua orang sibuk dengan urusannya sendiri, sibuk dengan kehidupannya sendiri. Pada saat yang sama, di dunia ini, semua orang juga merasa sangat lelah, ada penderitaan yang tak terkatakan, rasa sakit yang tak tertahankan.

Mungkin, beberapa orang terlihat bahagia, tetapi ada kesedihan yang tak berujung di belakang mereka. Beberapa orang hanya terlihat bahagia di luar, tetapi mereka memiliki banyak kesedihan di hati mereka. Beberapa orang terlihat sangat kuat, tetapi sebenarnya hati mereka telah rapuh dan hanya mencoba tetap bertahan.

Seperti kata pepatah : “Anak dengan ibu seperti harta karun yang terjaga”, tetapi selalu ada beberapa pengecualian dalam kehidupan nyata.

Misalnya, pria berusia 45 tahun dari Kota Taichung, Taiwan, ini yang didiagnosis oleh dokter bahwa ada sesuatu yang telah tumbuh di usus besarnya dan hidupnya tinggal 90 hari lagi. Karena melihat dia sebagai anak yang membawa kesialan, ibu kandungnya melihatnya sebagai beban dan mengusirnya dari rumah.

Pria itu baru berusia 45 tahun, tetapi uban sudah muncul di kepalanya. Dia tidak hanya terlihat tua dan kurus, tetapi juga sangat lemah. Dia menderita penyakit serius dan bahkan anggota badannya juga mengkerut dan menghitam.

Dalam menghadapi penderitaannya, pria bermarga Ruan itu tidak bisa menahan tangisnya. Dia mengatakan bahwa ketika dia masih muda, dia ikut bersama ayahnya bekerja di dinas pengairan. Setelah ayahnya meninggal, tubuhnya mulai bermasalah, dia di mata ibunya sebagai beban, dan ibu langsung mengusirnya pergi dari rumah.

Tanpa uang sepeserpun dan dalam kondisi sakit parah, dia tidak dapat menemukan orang yang mau mempekerjakannya, jadi dia hanya tidur di emperan toko.

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dia membeli beberapa sayuran di pasar induk pada pukul 4 setiap pagi, berjualan di dekat stasiun kereta.

Namun, uang dari berjualan sayuran hanya cukup untuk makan, jadi bagaimana dia dapat berobat ke dokter?

Seorang netizen yang melihatnya, sangat iba dan mencoba membantunya dengan memberikan kue untuknya. Ketika, netizen tersebut mengeluarkan amplop merah, dia bersikeras untuk tidak menerimanya.

“Kamu baru saja memberiku kue, aku tidak bisa menerima uang ini,” katanya.

Dia mengatakan, meskipun hidupnya dalam kesulitan, dia tidak ingin mengemis kepada orang lain, dia akan mencari cara untuk menghasilkan uang di sisa hidupnya.

Karena tidak diberi bantuan, netizen tersebut memutuskan untuk memborong semua sayuran yang dijual oleh Ruan, dan kemudian tetap mengeluarkan 1.000 yuan itu dan menyerahkannya kepadanya.

Tetapi dia masih bersikeras tidak mau, dan terus berkata bahwa apa yang diberikan oleh netizen tersebut “terlalu banyak”. Setelah dibujuk beberapa kali, dia akhirnya mengangguk dan menerima.

Meskipun hidupnya sangat sulit, Ruan masih berusaha untuk mencari makan dengan usahanya sendiri.

 

 

Hidup akan selalu menguji Anda dari waktu ke waktu, dan bahkan mempersulit Anda, tetapi sesulit apa pun hidup Anda, Anda harus bekerja keras untuk mengandalkan diri sendiri dan bekerja keras untuk maju.

Ketika Anda tidak punya uang, cobalah untuk menghasilkan uang. Saya percaya bahwa selama Anda bekerja keras, Anda akan selalu menghasilkan uang. Jika Anda terlilit utang, jangan takut. Karena Anda mampu berutang, Anda juga harus memiliki keberanian untuk membayarnya kembali. Jangan sampai terjerat utang.

Selalu ada kemunduran dan kesulitan dalam hidup, dan Anda harus memperlakukannya sebagai batu loncatan menuju kesuksesan. Setiap kali Anda mengalami kemunduran dan kesulitan, Anda akan menjadi lebih kuat, lebih berani, lebih mandiri, dan pada akhirnya, tidak takut untuk melangkah.(lidya/yn)

Sumber: 1connotative

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular