Erabaru.net. Wilayah DKI Jakarta mengalami lonjakan kasus COVID-19 dari kasus positif hingga kematian. Akan tetapi, baru-baru ini viral foto yang menggambarkan tentang pengangkutan jenazah pasien COVID-19 dengan truk. Bagaimana faktanya?

Foto-foto tersebut beredar di media sosial yang turut disebarkan secara meluas oleh para Netizen. Foto viral tersebut bertuliskan “MOBIL ANGKUTAN JENAZAH.” Bahkan terlihat ada spanduk bertuliskan logo Pemprov DKI Jakarta. Lebih rinci lagi, terlihat jelas tulisan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta.

Misalnya akun  akun Twitter @nicolashlkh menulsi cuitannya dengan keterangan  pasien Covid-19 yang meninggal dunia yang kini diangkut dengan truk.

“Angkutan jenazah sdh pake truck, bukan ambulan lagi,” tulis pemilik akun @nicolaslkh, Senin (21/6/2021) pukul 17.05 WIB.

 

Ketika dikonfirmasi wartawan, Kapusdatin Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Ivan Murcahyo mengatakan, seluruh jenazah di Jakarta masih diangkut dengan menggunakan mobil jenazah. Ia mengonfirmasi, hingga kini tak ada yang diantar dengan truk.

Jika diamati data-data yang dilaporkan kematian pasien COVID-19 di wilayah DKI Jakarta memang terus mengalami lonjakan. Bersamaan dengan meningkatnya kasus positf terkonfirmasi COVID-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia pada Kamis (24/6/2021) lonjakan bukan hanya terjadi pada angka kasus positif , tetapi juga pada jumlah pemakaman dengan protap COVID-19 di Jakarta.

“Secara berturut-turut, pada 22 Juni terdapat 150 pemakaman, lalu 23 Juni sebanyak 180 pemakaman, dan sampai dengan pukul 12 siang hari ini sudah 132 pemakaman yang menggunakan protap COVID-19. Situasi ini tidak bisa dibiarkan, kita harus waspada dan mencegah penyebaran COVID-19 ini bersama-sama,” ungkapnya. 

Ia juga menambahkan, jumlah keterisian tempat tidur isolasi maupun ICU di RS rujukan COVID-19 di Jakarta juga hampir penuh. Hingga 23 Juni, total tempat tidur yang disiapkan pada 140 RS yang merawat COVID-19 di Jakarta sebanyak 9.852 tempat tidur isolasi yang saat ini terisi 90% atau 8.874 pasien, lalu sebanyak 1.218 tempat tidur ICU yang kini terisi 86% atau 1.048 pasien.

Pemprov DKI Jakarta juga akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dalam menyiapkan fasilitas isolasi mandiri terkendali yang tersebar di sejumlah wilayah, seperti penggunaan Rusun, salah satunya Rusun Nagrak, dan sejumlah GOR.  (asr)

 

Share

Video Popular