Erabaru.net. Mengenakan topi, kaos putih dan celana panjang, pria tua dengan tangan keriput ini terlihat memegang sendok dan mengambil kembang tahu.

Meskipun gerakannya tidak bisa cepat, tapi , dia mengisi mengisi gelas dan segera memberikannya kepada pembeli !

Kakek penjual kembang tahu berusia 87 tahun dari Tainan, Taiwan, ini biasanya mendorong gerobaknya dan menjualnya di Pasar Jalan Xiaodong.

Tanpa diduga, beberapa hari yang lalu, dia dimarahi habis-habisan oleh orang asing yang membuat dia sangat tidak berdaya.

Menurut “Sanli News”, seorang netizen wanita baru-baru ini membagikan kisah di”Komune Tainan”.

Ada seorang ibu baik hati yang membeli kembang tahu, awalnya, ibu hanya berencana membeli 3 gelas tahu, tetapi kemudian dia membeli 2 gelas terakhir lagi agar kakek penjual dapat cepat pulang dan beristirahat.

Saat itu, ibu melihat kakek penjual mengeluarkan gelas namun sudah berisi setengah porsi kembang tahu, jadi ibu bertanya dengan rasa ingin tahu, :”Apakah tahu itu adalah sisa kemarin ?”

Kakek itu tersenyum tipis dan berkata: ” Tadi, ada seseorang yang ingin membeli dan saya aru menuang kembang tahu sampai setengah gelas, dia berkata bahwa harga kembang tahu sangat mahal, dia tidak jadi membelinya!”

Ibu yang mendengarnya langsung terkejut, karena kembang tahu kakek adalah kembang tahu yang terkenal di daerah setempat, dan satu gelas hanya dijual seharga 20 yuan ( Rp 44 Ribu)

Netizen itu menyaksikan semua ini, tidak hanya berterima kasih kepada ibu baik hati itu, tetapi juga mengkritik orang asing yang memarahi kakek .

Wanita itu juga memuji kembang tahu milik kakek. Kembang tahu yang dia jual sangat enak dan wangi.

Wanita itu juga berkata “ saya berharap orang asing itu tidak akan muncul lagi. Sulit sekali bagi orang tua untuk menghasilkan uang dengan tangan mereka sendiri!

Dan postinganya wanita itu mendapat banyak komentar yang bersimpati dan mendukung kakek tua itu.

“Di tahun 2020 ini, masih ada orang yang menjual kembang tahu hanya dengan harga 20 yuan sudah syukur !”

“Kakek selalu menggunakan bahan yang bagus untuk membuat kembang tahu !”

“Dia sudah menjual kembang tahu selama beberapa dekade dan kembang tahu kakek juga enak sekali.”

“Dari kecil saya sudah memakan kembang tahu kakek sampai besar.”

“Saya tidak mengerti ada orang yang mengatakan 20 yuan mahal.”

“Saya merasa sangat sedih mendengar kakek yang dimarahi oleh orang asing.”(lidya/yn)

Sumber: starnews19

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular