Erabaru.net. Profesi pencopet benar-benar sangat dibenci. Mereka ada di mana-mana, dan akan mengambil uang atau barang Anda ketika Anda lengah. Jika tertangkap, mereka juga harus menerima konsekuensi dengan apa yang telah dilakukannya.

Namun, dalam beberapa waktu yang lalu, ada diskusi hangat di kalangan netizen di Tiongkok tentang seorang pencopet. Di mata netizen, bahwa pencopet itu masih memiliki hati nurani. Apa yang terjadi?

Baru-baru ini, seorang pencopet di dalam bus telah mengambil uang 8.000 yuan (sekitar Rp 17,8 juta ) milik seorang kakek, tapi dia segera mengembalikan lagi 7.500 yuan (sekitar Rp 16,7 juta). Alasannya telah membangkitkan keingintahuan polisi dan netizen.

Kantor polisi Kota Xiangtan, Provinsi Hunan, Tiongkok, mendapat laporan dari seorang kakek yang mengaku bahwa dia telah kehilangan uangnya 500 yuan (sekitar Rp 1 Juta ), setelah menaiki bus sebelumnya.

Setelah menerima laporan tersebut, polisi memeriksa layar monitor di bus itu, dan menemukan bahwa seorang pria yang duduk di belakang lelaki tua itu dicurigai sebagai tersangka.

Dari layar monitor tampak pria mengikuti lelaki tua itu menaiki bus. Setelah itu, pria itu melihat tas kakek, dan setelah agak ragu-ragu, akhirnya memulai aksinya. Dari celah antara tubuh dan kursi, dia mengambil uang kakek itu 500 yuan.

Seluruh proses kejahatan berlangsung lebih dari 10 menit. Menurut kejadian-kejadian sebelumnya, bisanya prosesnya cukup cepat. Polisi berulang kali melihat layar dan mengamati cara pria itu melakukan aksinya, dan menemukan bahwa ini mungkin belum berpengalaman, dan caranya juga kurang cerdik. Yang lebih membingungkan adalah mengapa hanya 500 yuan yang diambil, karena ada lebih dari 500 yuan di dalam tas.

Ketika pencopet itu meninggalkan tempat duduknya, dan kakek itu melihat ada yang tidak beres , dia memeriksa tasnya dan melihat uangnya masih ada.

Dia tidak menyadari bahwa dia telah kehilangan 500 yuan. Sampai dia pulang untuk menghitung uang, dia baru menyadari bahwa uangnya telah hilang 500 yuan, dan dis segera lapor ke polisi.

Setelah polisi mendapat laporan, segera melakukan pencarian, dan seorang pria bermarga Tang, dengan cepat ditangkap dan dibawa ke kantor polisi untuk diinterogasi.

Ketika pria itu ditanya mengapa hanya mengambil 500 yuan. Pria itu mengatakan bahwa keluarganya memang membutuhkan uang untuk memecahkan masalah dan kesulitan dalam hidup, tapi saat memikirkan bahwa itu uang milik orang yang sudah tua, dan itu mungkin uang tabungannya untuk keperluan hidupnya, jadi dia merasa kasihan.

Alasan lain adalah dia khawatir jika semua uang dia ambil, hukumannya akan semakin berat jikaditangkap oleh polisi. Ada anak-anak dalam keluarga yang membutuhkan perawatannya.

Dengan pertimbangan seperti di atas, pria itu memilih untuk mengambil 500 yuan.

Tapi bagaimanapun, perilaku pria itu telah melanggar hukum. Karena dia telah melanggar hukum, dia pasti akan menerima hukuman. Tidak peduli apa tujuan kejahatannya, dia tidak bisa lepas dari hukuman.(lidya/yn)

Sumber: starnews19

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular