Erabaru.net. Adalah normal bagi pasangan untuk memberikan hadiah satu sama lain selama mereka menjalin hubungan, tetapi dapatkah hadiah dan uang yang telah diberikan dapat diminta kembali setelah putus?

Baru-baru ini, seorang pria dan wanita di Tiongkok pergi ke pengadilan untuk menyelesaikan masalah ini.

Selama hubungan antara keduanya, untuk menyenangkan teman wanitanya, pria tersebut tidak hanya memberikan uang, tetapi juga memberinya sebuah mobil BMW.

Setelah mereka putus, pria itu meminta mantan kekasihnya untuk mengembalikan uang yang telah dia berikan selama mereka menjalin hubungan, tapi sang wanita menolak dan membawanya ke pengadilan.

Menurut laporan, seorang pria bermarga Yu di Shandong telah jatuh cinta dengan seorang wanita bermarga Xu Nu dan mereka sudah menjalin hubungan selama 2 tahun.

Untuk menyenangkan hati Xu Nu selama hubungannya, Yu Nan mengirim uang berkali-kali. Selain itu, dia juga pernah memberi Xu Nu angpao sebesar 110.000 RMB (sekitar Rp 246 juta). Tidak hanya itu, pria tersebut juga memberinya mobil BMW seharga 360.000 RMB (sekitar Rp 800 Juta), dan total hadiah yang telah mereka berikan sekitar 860.000 yuan (sekitar Rp 2 miliar).

Karena sebab yang tidak disebutkan, keduanya mengakhiri hubungan mereka pada Oktober 2019.
Setelah mereka putus, Yu Nan meminta Xu Nu untuk mengembalikan jumlah uang dan mobil yang telah dia berikan. Namun, Xu Nu tidak mau, dan mereka akhirnya pergi ke pengadilan untuk menyelesaikan masalahnya.

Pengadilan tingkat pertama memutuskan bahwa semua uang yang diberikan oleh Yu Nan “dianggap sebagai mahar pernikahan”, dan Xu Nu harus “mengembalikan secara penuh” sesuai dengan Undang-Undang Perkawinan setempat.

Namun, Xu Nu menolak untuk menerima keputusan pengadilan dan mengajukan banding. Xu Nu tetap yakin dan mengatakan bahwa dia akan mengajukan banding sampai akhir.

Xu Nu mengatakan bahwa teman prianya yang mengusulkan agar mereka putus. Dan BMW itu diberikan padanya sebagai hadiah malam Tahun Baru.

Sebelum putus, mereka sering bertengkar, dan Yu Nan telah mencoba segala cara untuk mendapatkan kembali mobilnya.

Xu Nu mengatakan bahwa mereka tidak bertunangan atau membicarakan pernikahan, tetapi pengadilan menganggap hadiah dan uang yang diberikan pria itu selama hubungan sebagai “mahar pernikahan”, yang menurutnya itu sangat tidak masuk akal.

“Pengadilan menetapkan semua uang yang diberikan selama hubunganku sebagai mahar. Bagaimana dapat dikatakan sebagai mahar sementara kami tidak bertunangan dan bahkan tidak membicarakan soal pernikahan,” katanya.

“Selama hubungan, saya memberi masa muda dan milikku yang sangat berharga, ini semua tidak bisa diukur dengan uang,” tambahnya.

Xu Nu menekankan bahwa Yu Nan 11 tahun lebih tua, dan penampilannya sangat tidak sebanding dengannya.

Dengan terus terang, Xu Nu mengakui bahwa uang adalah salah satu faktor dia mau menjalin hubungan dengan Yu Nan .

“Kalau bukan karena uang, saya juga tidak mau untuk menerimanya,” ujarnya.

Sekarang Yu Nan ingin mendapatkan kembali mobil dan uang yang pernah diberikan. Xu Nu juga mengatakan bahwa dia curiga dengan Yu Nan yang sepertinya mencoba menipu dirinya pada awalnya agar dapat berhubungan intim dengannya. Apa pendapat Anda tentang hal ini? (lidya/yn)

Sumber: viewinews

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular