Erabaru.net. Penduduk Kota Traralgon di East Gippsland, Australia terbangun dengan pemandangan nyata yang horor awal bulan ini setelah menemukan hampir seluruh kota ditutupi dengan lapisan jaring laba-laba. Seperti dilansir The Guardian, gelombang jaring laba-laba menutupi seluruh kota di Victoria timur melintasi padang rumput, pepohonan, pinggir jalan, dan masih banyak lagi.

Kejadian itu terjadi setelah kawasan tersebut dilanda banjir yang mengganggu populasi laba-laba setempat. Laba-laba kemudian mencari tempat yang lebih tinggi untuk menghindari naiknya air termasuk naik ke atas rambu-rambu jalan, pohon, rumput tinggi dan hampir semua tepat tinggi yang dapat mereka temukan.

Jaring laba-laba terlihat seperti ombak saat angin bertiup melalui kota yang membuatnya indah, namun juga menakutkan pada saat yang bersamaan. Menurut Dr. Ken Walker, kurator senior entomologi di Museum Melbourne, ada jutaan laba-laba di seluruh jaring ini yang dapat terlihat jika Anda mengamatinya lebih dekat.

Meski pemandangannya cukup aneh, Walker mengatakan bahwa fenomena tersebut bukanlah sesuatu yang baru di Victoria.

“Ini adalah kejadian semi-reguler di Victoria di musim dingin ketika musim hujan telah datang. Laba-laba dapat membuat berbagai macam jaring yang berbeda dan salah satu jaring yang mereka gunakan dalam kasus ini – menggelembung – ini adalah jaring kecil yang sangat tipis yang mereka gunakan… untuk ‘terbang’. Mereka bisa ‘terbang’ sampai 100 km,” kata Walker.

Walker lebih lanjut menjelaskan bahwa karena banjir besar yang terjadi cukup cepat, laba-laba mengeluarkan jaring mereka seperti saat mereka menangkap mangsa di atas vegetasi. Setelah jaring tersangkut ke tempat yang lebih tinggi, laba-laba kemudian dengan cepat memanjat.

Ketika jutaan laba-laba melakukan hal yang sama sekaligus, jaring-jaring itu akhirnya saling menempel dan benar-benar menutupi pedesaan.

Walker mengatakan fenomena ini disebut ‘efek gossamer’ yang disebabkan oleh spesies laba-laba yang disebut ‘pemburu gelandangan’. Laba-laba ini hidup di tanah dan tidak membuat jaring melainkan hanya melemparkan seutas benang untuk menghindari banjir. Oleh karena itu, setiap garis benang yang terlihat di foto sebenarnya berasal dari satu laba-laba yang berarti bahwa seluruh ‘jaring’ diciptakan oleh jutaan laba-laba.

Mengikuti fenomena tersebut, kota ini menjadi cukup populer di kalangan penduduk setempat yang ingin menyaksikan peristiwa yang indah namun juga menakutkan itu. Selain itu, jalinan jaring ini sangat tipis sehingga tidak akan bertahan lama sehingga banyak orang Australia sekarang menuju ke kota untuk melihat acara tersebut selama berlangsung.

Apa pendapat kalian tentang seluruh fenomena ini ? Apakah Anda akan terbang ke Australia hanya untuk melihat langsung acara tersebut? (lidya/yn)

Sumber: worldofbuzz

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular