Erabaru.net. Banyak yang mengatakan bahwa harapan awal setiap orangtua adalah memberikan anak-anak mereka cinta yang penuh kasih dan kehidupan yang terbaik. Namun, ada terlalu banyak fakta di dunia ini yang bertentangan dengan kalimat tersebut.

Seorang anak berusia 10 tahun,Xiao Yu, seorang siswa sekolah dasar kelas lima menulis surat dua halaman yang penuh dengan kesedihan dan meminta bantuan di Internet.

Dia mengaku sebagai, anak yang paling sengsara dan paling tidak bahagia di dunia ini. Hanya bisa bertahan hidup dengan memakan makan siang gratis di sekolah. Dia memohon kepada pejabat desa dan semua orang di desanya untuk membantunya agar bisa bertahan hidup.

Apa yang terjadi?

Xiao Yu adalah anak yang paling menyedihkan di masyarakat ini. Pada usia 14 bulan, orangtuanya bercerai. Xiao Yu ikut dengan ibunya dan tinggal bersama kakek dan neneknya.

Meskipun hidup sulit, keluarga itu hidup bahagia. Namun saat-saat indah itu tidak berlangsung lama, ayahnya meninggal dan ibunya menikah lagi, dan kakek-neneknya meninggal satu per satu. Hidupnya langsung jatuh ke dalam kesengsaraan, tidak ada yang mengurus dan merawatnya.

Ibunya menyerahkan Xiao Yu ke keluarga Xiong yang ingin mengangkat anak. Dia pun menjalani kehidupan yang baru dengan ayah dan ibu angkatnya dan mulai lepas dari penderitaan. Tetapi takdir berkata lain. Tak lama kemudian keluarga Xiong akhirnya dapat memiliki anak sendiri, mereka tidak menginginkan Xiao Yu lagi, jadi mereka mengembalikan Xiao Yu kepada ibu mereka.

Dan ayah tirinya juga tidak mau menerimanya, dia merasa bahwa Xiao Yu “nakal dan susah diatur”, jadi ibunya menyewa sebuah rumah untuk Xiaoyu tinggal sendirian.

Pada usia 10 tahun, Xiao Yu harus mencuci pakaian dan memasak sendiri, dan tidur di sebuah kamar kosong sendirian.

Dia takut dengan kegelapan, tetapi karena dia tahu tidak ada yang dapat membantunya, Xiao Yu selalu menghibur dirinya sendiri. Tidak hanya itu, karena tidak punya uang, Xiao Yu tidak mampu membeli sarapan dan makan malam, dia hanya mengandalkan makan siang gratis di sekolah. Situasi tersebut sering membuat Xiao Yu kelaparan.

Tempat tinggalnya berjarak enam atau tujuh mil dari sekolah, karena jarak sekolah yang cukup jauh, Xiao Yu harus bangun pagi-pagi untuk berangkat ke sekolah.

Xiao Yu, yang kurang gizi dan berkembang tidak sempurna, tubuhnya lebih pendek dari teman-temannya. Tubuhnya kecil dan kurus, semua orang merasa kasihan ketika mereka melihatnya.

Pemilik rumah yang disewa oleh ibu Xiao Yu bersimpati dengan Xiao Yu, dan kadang-kadang memberi Xiao Yu makan. Ibu Xiao Yu benar-benar kejam karena meninggalkan anaknya sendiri dengan kondisi seperti itu.

Setelah surat Xiao Yu menyebar, menyebabkan kegemparan di Internet, pihak terkait kemudian menanggapi dan memindahkan Xiao Yu ke sekolah dasar terdekat.

Departemen pendidikan terus memperhatikan situasi Xiao Yu untuk memastikan kelancaran penyelesaian sekolahnya. Pejabat desa juga berkomunikasi dengan ibu Xiao Yu dan memintanya untuk menjemput Xiao Yu.

Xiaoyu harus menulis surat dan meminta bantuan sedemikian rupa agar ibunya mau menerimanya, sungguh ibu yang mengerikan

Menikah lagi adalah hak Anda. Setiap orang berhak untuk mengejar kebahagiaan, tetapi Anda harus mempertimbangkan perasaan anak-anak Anda. Ini adalah tanggung jawab Anda sebagai orangtua.

Jangan abaikan perasaan anak Anda untuk kebahagiaan Anda sendiri.(lidya/yn)

Sumber: quwenshare

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular