Erabaru.net. Ketika Anda menghadapi kesulitan, siapa yang akan membantu Anda tanpa ragu? Ketika Anda disalahpahami, siapa yang akan tetap percaya pada Anda ?

Ketika Anda menghadapi tekanan hidup yang tak menentu, siapa yang akan selalu menemani Anda secara diam-diam? Saat Anda putus asa dan tak berdaya, siapa yang akan selalu muncul membantu Anda ?

Hanya di saat benar-benar membutuhkan bantuan, Anda baru tahu siapa yang akan memberi Anda sandaran yang tulus dan siapa yang bersikap acuh tak acuh pada Anda !

Ingat! Siapa pun yang pernah membantu Anda, jangan pernah lupa sedikitpun padanya, dan ingat selalu pada mereka yang pernah memberi perhatian kepada Anda !

Berikut adalah sebuah kisah tentang seorang pria tua berusia 80 tahun di Tiongkok yang hidupnya dengan memulung sampah. Setelah mendapat bantuan dari pemilik warung makan pinggir jalan, dia secara diam-diam dan tanpa lelah berusaha membalas kebaikan pemilik warung yang pernah membantunya.

Setelah interaksi mereka yang baru-baru ini diekspos, suasana hangat dari sang pemulung dipuji sebagai gambar pemandangan paling indah yang mencerminkan sisi kebaikan sifat manusia, sehingga menyentuh hati banyak netizen Tiongkok.

Menurut laporan media Tiongkok, pria berusia 80 tahun itu hidup sendirian dan tinggal di Kota Jixi, Provinsi Heilongjiang, Tiongkok utara.

Dia mencari nafkah dengan memungut botol dan barang-barang yang bisa didaur ulang di jalanan. Di jalan yang setiap hari dia lewati, seorang wanita pemilik warung makan yang kebetulan setiap hari melihatnya merasa iba. Di usianya yang sudah tua dia masih harus mencari sesuap nasi dengan susah payah. Pemilik warung itu memutuskan untuk membantu pemulung tua itu dengan memberikan makanan setiap hari untuknya.

 

Menjelang akhir tahun, suhu iklim di kota setempat mulai turun seiring tibanya musim dingin. Sadar dengan iklim dingin seperti itu, pemilik warung makan dengan tulus mengundang pria tua itu ke warungnya untuk makan.

Awalnya, pemulung tua itu bersikeras untuk duduk di luar di pinggir jalan, dia merasa khawatir kehadirannya akan mengganggu pelanggan untuk makan ke warungnya. Namun, pemilik warung tetap memaksanya untuk makan di dalam.

“Tak apa, masuklah. Lagipula, sekarang tidak banyak tamu yang makan di dalam warung,” kata wanita pemilik warung.

Namun, pria tua itu tetap menolak dengan halus, dengan berkata: “Tidak nyonya! Sekujur badan saya sangat kotor dan bau.”

 

Pada bulan November ketika itu, Kota Jixi diselimuti salju lebat dan hawa sangat dingin menusuk tulang. Karena terlalu dingin dan warung makan juga tidak begitu ramai, wanita pemilik warung yang sedang santai kebetulan memandang ke luar jendela dan melihat pria tua itu sendirian sedang membersihan hamparan salju di depan warung makannya.

Melihat pemandangan itu, pemilik warung makan itu merasa terharu dan matanya berkaca-kaca, gejolak hatinya terasa bergetar.

“Mungkin dia ingin membantu sesuatu yang mampu dilakukannya,” katanya dalam hati.

Kemudian, wanita pemilik warung itu memposting kejadian itu di sosial media, membuat banyak netizen turut merasakan kehangatan itu.

Meski yang dilakukan pria itu hanyalah hal yang sepele, tetapi tanpa sadar tersentuh juga melihat pemandangan seperti itu, benar-benar mencerminkan keindahan dan kebaikan sifat manusia.

Sebagai manusia, kita harus tahu membalas budi meski sekecil apa pun! Selalu ingat dengan kebaikan orang lain, hidup pun akan menjadi lebih baik dan baik lagi.

Ketika melakukan sesuatu, kita pun harus bersyukur dan selalu ingat akan ketulusan orang lain, maka jalan pun akan semakin lebar. Bersyukur adalah sikap terhadap kehidupan dan penghargaan terhadap orang lain. Selalu bersyukur dan tidak berkeluh kesah dalam hidup, perjalanan hidup pun akan lancar.

Selalu bersyukur dalam hidup, Anda akan belajar memahami dan peduli, orang lain juga akan toleran dan bersikap baik kepada Anda! Jika selalu mengingat kesalahan orang lain, batin Anda sendiri juga akan tersiksa karenanya, sebaliknya jika selalu mengingat kebaikan orang, maka Anda pun akan merasa bahagia.

Mereka yang baik kepada Anda harus selalu diingat dalam hati, dan balaslah budi mereka yang pernah membantu Anda. Tidak ada pengorbanan apa pun yang sudah semestinya, tidak peduli seberapa besar atau kecil bantuan yang pernah kita terima…. Jangan pernah lupa dengan budi kebaikan orang lain, dengan demikian, hidup kita pun akan menjadi lebih baik dan baik lagi…..semoga tercerahkan!(johny/yn)

Sumber: viewinews

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular