Erabaru.net. Hidup manusia ada yang panjang dan ada yang pendek. Kita semua harus menghargai orang yang kita cintai, dan jangan biarkan sebuah penyesalan terjadi pada hidup kita.

Fotografer Xu Yingzhe memenangkan Penghargaan Emas Festival Film Hong Kong untuk sebuah foto yang berjudul “Kissing Goodbye”. Gambar penuh kasih sayang yang sebenarnya memiliki kisah menyentuh di baliknya.

Foto ini diambil di ruang unit perawatan intensif, dan sosok pria dan wanita itu adalah orangtuanya. Pada saat itu, ayahnya telah didiagnosis dengan 6 penyakit kritis, dan kondisi kesehatannya memburuk.

Ayahnya yang saat koma, tiba-tiba terbangun dan dengan gemetaran di berkata kepada istrinya: “Cium, cium …”

Ketika ibunya mendengarnya, dia menangis dan menundukkan kepalanya dan mencium bibir ayahnya dengan lembut, Xu Yingzhe menangkap adegan perpisahan ini dan menamakannya “Kissing Goodbye”.

Orangtua Xu Yingzhe sudah saling kenal sejak mereka berusia 7 tahun. Ibu adalah gadis kecil di paling kiri di barisan belakang foto, dan ayahnya adalah anak laki-laki di paling kanan di barisan belakang.

Ini adalah Foto ibunya ketika dia berusia 18 tahun dan ayahnya ketika dia berusia 19 tahun. Wajah keduanya yang masih mahasiswa itu terlihat kekanak-kanakan

Keduanya memiliki hubungan yang manis, menikah, dan melahirkan anak-anak. Waktu berlalu, dan mereka menjadi kakek-nenek.

Dalam sekejap mata, cucunya juga menikah dan sudah memiliki anak, dan ayahnya telah menjadi kakek buyut dan hidup bahagia!

Ayah dan ibunya telah melewati ulang tahun bersama yang tak terhitung jumlahnya. Mereka juga memotong kue setiap hari pernikahan mereka tiba.

Tetapi setelah menjadi tua, kesehatan ayah menjadi memburuk. Dia sering pergi ke dokter untuk berobat. Dia didiagnosa dengan empat penyakit yang serius tetapi ibunya selalu merawat ayahnya dengan telaten, dan akhirnya lolos dari kematian lagi dan lagi.

Ibunya selalu memanjakan Ayahnya seperti anak kecil, dan dia akan memberi makan ayahnya terlebih dahulu ketika ada hidangan lezat, bahkan, meskipun ibunya sudah lapar, ibunya tetap memberi makan ayahnya terlebih dahulu

Ayahnya sudah kesulitan berjalan, tetapi ibunya masih sering mendorong kursi roda untuk mengajak ayahnya jalan-jalan, dan pergi ke pasar untuk berbelanja bersama.

Kadang-kadang mereka akan bermain catur bersama. Bagaimanapun, orang bisa menjadi tua, tetapi hati tidak bisa menjadi tua.

Dua orang yang berjalan perlahan bersama di bawah sinar matahari yang hangat adalah romansa yang paling istimewa.

Tetapi pada akhirnya, ayahnya tidak dapat mengalahkan serangan penyakitnya dan hanya dapat dirawat di unit perawatan intensif. Sementara ibunya tetap tinggal bersamanya sepanjang waktu. Ayah akhirnya meninggalkan dunia di ranjang rumah sakit pada usia 84 tahun.

Setelah ayahnya pergi, ibunya sering melihat foto-foto keduanya ketika mereka masih muda dan menangis, dan berkata,: “Bagaimana kamu bisa meninggalkan aku sendirian begitu saja setelah 80 menikah?”

Rasa rindu yang tak terhindarkan untuk mendiang suaminya membuat semua orang merasa sangat sedih.

Cinta semacam ini sangatlah berharga. Meskipun tidak ada hadiah dan bunga yang mahal, cinta mereka penuh dengan kenangan indah setiap hari.(lidya/yn)

Sumber: quwenshare

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular