Erabaru.net. Kita semua tahu bahwa tidak mudah bagi orangtua untuk mendidik anak-anaknya. Anak-anak tidak hanya bisa menjadi nakal, namun mereka juga tidak tahu benar atau salah, ini membutuhkan orangtua yang sangat sabar. Memberi tahu mereka apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan!

Dan dengan meningkatnya tekanan persaingan dalam pendidikan, orang tua harus mengeluarkan biaya yang lebih banyak dalam mendidik anak-anak mereka. Banyak yang mengatakan bahwa memiliki satu anak sudah membuat orangtua kesulitan, apalagi kalau memiliki dua anak atau lebih. Namun ada juga yang mengatakan bahwa memiliki anak dapat mendatangkan banyak kesenangan dalam hidup!

Keluarga ini memiliki sepasang anak laki-laki dan perempuan, adik perempuannya masih sangat kecil dan kakak laki-lakinya duduk di bangku sekolah dasar. Dapat dikatakan bahwa adik perempuan dengan kakak laki-laki sangat akur. Banyak kakak laki-laki memiliki naluri untuk memanjakan dan melindungi adik perempuan mereka. Seperti kakak laki-laki yang satu ini.

Pada hari itu, adik perempuan dimarahi oleh ibunya karena melakukan kesalahan. Terlepas dari kesalahannya, karena keluh kesah, gadis kecil itu menangis dan berlari ke kakaknya yang sedang mengerjakan pekerjaan rumahnya.

Melihat adik perempuannya menangis, kakak laki-laki itu dengan cepat menaruh pensil yang ada di tangan, dan menggendong adik perempuannya dan memeluknya. Tidak peduli dengan ingus dan air mata dari adik perempuannya.

Adik perempuannya duduk di pangkuan kakak laki-lakinya, memeluk leher kakak laki-lakinya, dan menangis dengan sangat sedih! Kakak laki-laki itu pun menepuk punggung adik perempuannya dengan rasa kasih sayang, dengan perlahan menenangkan emosinya.

Ibu di samping yang melihat pemandangan ini, merasa sangat terharu. Dia mengeluarkan ponselnya dan merekamnya, berpikir bahwa ketika kakak laki-laki tumbuh besar, dia akan menjadi sosok laki-laki yang penuh cinta kasih.

Setelah video tersebut diposting di Internet, banyak netizen yang merasa tersentuh dan meninggalkan pesan.

“Kakakku 5 tahun lebih tua dariku. saya sangat nakal ketika saya masih kecil. Ketika saya dimarahi, kakak akan membujuk dan menenangkanku. Saya sangat senang saat mengenangnya sekarang.”

“Saya punya saudara perempuan yang sangat memanjakan saya. Ketika saya masih kecil.”

Mungkin hadiah terbaik yang bisa ditinggalkan orangtua untuk anak-anak mereka bukanlah harta, tetapi “persaudaraan”. Mereka bermain dan tumbuh bersama. Ketika orangtua menjadi tua, mereka masih berbagi kasih sayang satu sama lain. (lidya/yn)

Sumber: mnewsc

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular