Erabaru.net. Delta Okavango terletak di bagian utara Botswana, negara Afrika. Delta tersebut terbentuk oleh Sungai Okavango yang mengalir ke Gurun Kalahari. Ini adalah surga bagi semua jenis hewan liar yang ada di sana.

Di musim kemarau, ada banyak hewan liar yang berada di Delta Okavango. Diperkirakan ada sebanyak 200.000 mamalia besar yang menghuni daerah ini, termasuk gajah, bison, dan badak hitam, rusa, singa, macan tutul dan hyena.

Delta Okavango yang subur telah menjadi tempat migrasi pilihan bagi herbivora di musim kemarau, jadi karnivora secara alami akan menjadikan mereka mangsanya di sini.

Pada suatu hari, ketika sekelompok kerbau sedang menikmati makan rumput, sekelompok pemangsa yang terdiri dari beberapa singa betina telah mengincar mereka.

Pemimpin kelompok singa tersebut adalah seekor singa betina yang berusia sekitar 18 tahun. Usia ini sebenarnya adalah tahun kematian bagi singa. Tetapi , singa betina ini tidak mau disebut sudah tua. Seolah-olah ingin membuktikan bahwa dia masih cukup muda, jadi dia memutuskan untuk memimpin dan bergerak menuju ke anak kerbau.

Lahan basah membuat mereka agak kesulitan saat melakukan serangan diam-diam dibandingkan lahan padang rumput.

Meskipun singa itu telah cukup berhati-hati, anak kerbau yang awalnya tidak berdaya itu akhirnya bereaksi pada saat-saat terakhir, dan naluri bertahan hidup mendorongnya untuk melarikan diri dengan cepat.

Singa betina menerkam anak kerbau lain yang tidak memperhatikan keberadaannya.

Wajah anak kerbau itu penuh ketakutan, dan ia terus berlari, berusaha untuk menjauhkan diri dari singa betina.

Namun, meskipun sudah berusaha keras, sepertinya anak kerbau itu tidak mungkin untuk meloloskan diri dari singa di usianya yang masih muda. Pada saat itu, sesosok besar tiba-tiba berdiri di antara anak kerbau dan singa betina, itu adalah ibunya, yang merasakan anaknya sedang berada di dalam bahaya !, Ibu kerbau melompat menyelamatkan anaknya dari mangsa singa, dan mulai mengejar singa itu.

Akibatnya, situasi terbalik dalam sekejap. Singa betina tua itu berubah dari pemburu yang mengejar anak kerbau menjadi sasaran kemarahan ibu kerbau.

Pada jarak sedekat itu, singa betina tidak memiliki cara untuk menghindarinya. Dalam setengah detik, tanduk kerbau mulai melukainya!

Singa betina berbalik dengan cepat dan mencoba yang terbaik untuk melarikan diri dari serangan induk kerbau.

Ibu kerbau yang melihat anaknya hampir dijadikan makan siang jelas tidak rela, dia terus memberikan serangan ke arah singa betina beberapa kali. Singa betina tua itu berusaha menghindar dari kejaran sapi dan akhirnya berhasil kembali ke kelompoknya.

Menurut deskripsi fotografer, singa dan sapi berkelahi sebentar, dan akhirnya singa betina berhasil menangkap anak sapi tersebut dan melarikan diri bersama kelompoknya. Namun, anak sapi itu merupakan makanan terakhir dari singa betina tua itu.

Seminggu kemudian dia terlihat sangat lemah setelah pertarungannya dengan induk sapi itu, tak lama kemudian dia ditemukan telah mati.

Meskipun singa betina berhasil mendapatkan anak sapi, dia harus membayar mahal atas anak sapi tersebut dengan nyawanya.

Hewan liar berjuang untuk bertahan hidup sepanjang hidupnya. Bahkan singa Afrika yang besar belum tentu dapat berhasil ketika dihadapkan dengan mangsa besar seperti bison, terutama yang sudah tua. Reaksi, keterampilan, dan kemampuan penyerangan mereka telah sangat berkurang, sedikit kecerobohan mungkin akan membuat mereka menjadi korban mangasnya. (lidya/yn)

Sumber: animefans21

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular