NTD

Virus varian Delta mengamuk, dan jumlah infeksi terus meningkat di banyak tempat di seluruh dunia. Virus yang bermula ditemukan dari Tiongkok itu, kini terus bermutasi.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros A. Ghebreyesus memperingatkan bahwa varian Delta, varian virus Covid-19 yang sangat menular, telah menyebar ke hampir 100 negara. Ia mengatakan dunia telah memasuki “masa yang sangat berbahaya.”

Ia mengatakan : “Strain virus Delta berbahaya, dan terus berevolusi dan bermutasi. Ini membutuhkan evaluasi berkelanjutan dan penyesuaian respons kesehatan masyarakat yang cermat.”

Virus mutan Delta pertama kali muncul di India pada Oktober tahun lalu. Setelah menyapu Eropa, menyebar ke kawasan Asia-Pasifik. Ini adalah virus mutan yang paling cepat menyebar sejauh ini.

Menurut European Center for Disease Control and Prevention (ECDC), pada akhir Agustus, proporsi infeksi virus varian Delta di Eropa akan mencapai 90%, menjadi virus varian utama yang menyebar di epidemi Eropa.

Saat ini, banyak negara termasuk Australia, Malaysia, Thailand dan Indonesia dipaksa untuk memulai kembali atau memperluas tindakan pengendalian epidemi.

Pada 3 Juli, hari pertama Indonesia memberlakukan pembatasan pencegahan epidemi yang lebih ketat.  Polisi memasang penghalang jalan terhadap  lebih dari 400 pos pemeriksaan di pulau Jawa dan Bali untuk memastikan orang tetap di rumah. Seluruh pekerjaan sektor non esensial diharuskan kerja dari rumah. 

Virus varian Delta India yang sangat menular bertanggung jawab atas lonjakan gelombang kasus ini. Dalam 12 hari terakhir, Indonesia memecahkan rekor diagnosis terkonfirmasi dalam 8 hari.

Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan berbicara dengan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bahwa, Amerika Serikat akan menyumbangkan empat juta dosis vaksin Modena ke Indonesia. Ini akan membantu Indonesia, yang sebagian besar bergantung pada vaksin Sinovac buatan Tiongkok, untuk mendiversifikasi sumber vaksin.

Malaysia mulai memberlakukan pembatasan pergerakan yang lebih ketat. Aturan ini berlaku selama dua minggu di puluhan daerah di pusat ekonomi Selangor dan ibu kota Kuala Lumpur. Hanya satu orang per rumah tangga yang boleh keluar, belanja dibatasi dalam radius 10 kilometer, dan jam malam dimulai pukul 8 malam.

Hampir 60% kasus di Malaysia berasal dari Selangor dan Kuala Lumpur.

Virus varian Delta adalah pandemi di Inggris.Pejabat kesehatan masyarakat di Inggris menyatakan bahwa infektivitas strain Delta mungkin 50% lebih tinggi daripada virus varian  yang muncul di Inggris.

Para ilmuwan percaya bahwa galur mutan Delta 40% hingga 80%, lebih menular daripada galur virus virus Komunis Tiongkok yang awalnya ditemukan di Wuhan.

Pemerintah Inggris kembali memperpanjang perintah blokade hingga 19 Juli mendatang. Rencana serupa sedang dilaksanakan di bagian lain dari Inggris di Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara.

WHO sedang merumuskan rencana untuk tahap selanjutnya dari penyelidikan asal mula pandemi virus Komunis Tiongkok, tetapi semakin banyak ilmuwan mengatakan bahwa WHO tidak memenuhi tugas ini.

Beberapa ahli percaya bahwa WHO selalu berada di bawah kekuasaan Komunis Tiongkok. Oleh karena itu, tidak mungkin menemukan kebenarannya.

Jamie Metzl, anggota kelompok penasihat WHO, dan rekan-rekannya mengusulkan agar tim investigasi baru dibentuk oleh Kelompok Industri Tujuh Negara untuk melakukan penyelidikan. (hui)

 

Share

Video Popular