Zhang Ting

Saat ini Jepang sedang memasuki musim hujan. Tanah longsor  yang melanda Atami, Prefektur Shizuoka,  kota pesisir sekitar 60 mil barat daya Tokyo. Longsor terjadi sekitar pukul 10.30 waktu setempat pada Sabtu pagi 3 Juli lalu. Sebelum tanah longsor melanda, sebagian kota sudah diguyur hujan lebat.

Video yang diunggah di media sosial menunjukkan tanah longsor melanda lereng bukit dan menelan rumah-rumah dan infrastruktur setempat. Pemandangan itu sangat menakutkan. 

Tim penyelamat dan petugas pemadam kebakaran berusaha keras mencari mereka yang hilang. Pejabat daerah setempat meminta bantuan dari Pasukan Bela Diri Jepang.

Tokyo Electric Power Company  mengatakan, hingga pukul 14.00 waktu setempat, sebanyak 2.830 rumah tangga di kota itu tanpa listrik.

Menurut laporan media Jepang, NHK, dalam insiden tersebut, sebanyak dua orang yang ditemukan telah berhenti detak jantungnya dan dibawa ke rumah sakit. Sekitar 20 orang lainnya masih hilang.

Pemerintah Jepang membentuk satuan tugas tanggap bencana untuk mengumpulkan lebih banyak informasi. Hujan deras juga masih menyapu pantai Pasifik tengah dan timur Jepang.

Keterangan Foto : Pada 3 Juli, Pasukan Bela Diri Jepang berpatroli setelah tanah longsor terjadi di Kota Atami. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP via Getty Images)

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga menyampaikan belasungkawa kepada para korban atas insiden tanah longsor itu. Ia mengerahkan petugas pemadam kebakaran, Penjaga Pantai Jepang dan Pasukan Bela Diri Jepang melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan warga dan membantu mengevakuasi.

Heita Kawakatsu, Gubernur Prefektur Shizuoka juga menyampaikan “simpati mendalamnya” kepada warga yang terkena dampak tanah longsor dan kepada warga yang terpaksa mengungsi”.

Heita Kawakatsu memperingatkan akan ada lebih banyak curah hujan. Ia mengatakan penduduk harus waspada terhadap lebih banyak tanah longsor lainnya. 

Kementerian Luar Negeri Taiwan menyatakan dukungannya untuk pemerintah Jepang di Twitter pada Sabtu 3 Juli dengan menyatakan “terkejut dan sangat sedih dengan laporan berita tersebut. Jika Jepang membutuhkannya, Taiwan siap membantu.” penduduk di sekitar prefektur Tokyo, Shizuoka dan Aichi.

Pada 3 Juli, adegan setelah tanah longsor terjadi di Kota Atami, Jepang. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP via Getty Images)

Menurut laporan itu, pihak berwenang juga mengeluarkan peringatan tanah longsor ke beberapa wilayah dari prefektur Shizuoka, Kanagawa, Chiba dan Yamanashi.

Menurut Badan Meteorologi Jepang, hujan diperkirakan akan bergerak menuju pantai Laut Jepang selama akhir pekan.  Badan tersebut juga memperingatkan kemungkinan terjadinya tanah longsor dan banjir.  (hui)

Share

Video Popular