Erabaru.net. Semua percaya bahwa banyak orangtua di dunia yang rela memberikan segalanya untuk anak-anaknya agar mereka dapat tumbuh sehat dan bahagia!

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak platform pengiriman makanan yang muncul di Taiwan. Selama mereka dapat mengendarai sepeda motor, mereka dapat bekerja sebagai staf pengiriman.

Karena itu, banyak orang yang tertarik untuk bekerja di bidang ini, tetapi tidak jarang akan ditemukan banyak pemandangan yang memilukan dari para pengantar makanan ini!

Misalnya, beberapa waktu lalu muncul potret seorang ibu yang menggendong bayinya mengendarai sepeda motor untuk mengirim makanan.

Dan ini adalah, kisah seorang ayah tunggal, Li Bangyong di Tiongkok yang juga bekerja sebagai pengantar makanan!

Li Bangyong dulunya adalah seorang pekerja pabrik, tetapi dia dipecat setelah tangannya cedera terkena mesin.

Pada tahun 2016, istrinya melahirkan seorang putra. Ketika putranya baru berusia beberapa bulan, istrinya berpikir bahwa Li Bangyong terlalu miskin dan tidak memiliki masa depan, sehingga dia meninggalkan keluarganya secara diam-diam!

Agar saat bekerja tetap bisa menjaga putranya, dia memasang kursi pengaman di sepeda motornya dan meletakkan kain pelindung dari panas dan hujan, agar putranya lebih nyaman.

Dia bekerja dari jam 07:30 di pagi hari sampai jam 7 malam.

Terkadang mereka bahkan harus menunggu sampai jam 4 untuk makan siang. Saat hujan, mereka akan merasa tidak nyaman.

Ayah tunggal itu mengatakan bahwa dia juga merasa tertekan. Dia juga mengatakan bahwa, baginya tidak masalah untuk menanggung kesulitan hidup, tetapi dia berharap putranya dapat memiliki kehidupan yang lebih baik.

Dia bersikeras membawa putranya keluar kemanapun dia pergi, dan dia tidak pernah meninggalkan putranya di pinggir jalan meskipun hanya beberapa menit karena takut akan terjadi sesuatu yang membahayakan. Oleh karena itu, penduduk setempat sangat mengagumi kerja kerasnya !

Ayah ini berbagi tentang pengalamannya yang paling tidak terlupakan: “Ketika saya akan mengantarkan makanan ke lantai 17. Lift sedang dalam antrian panjang dan saya takut akan pulang larut malam, jadi saya menggendong anak saya berjalan naik tangga dari lantai 1 ke lantai 17 dengan satu tangan, dan satu lagi lagi membawa makanan. itu sangat melelahkan !”

Sebagai ayah tunggal, ia harus memiliki peran ayah dan ibu untuk putranya, bekerja dalam tekanan dan menanggung kesulitan tetapi dia tetap tersenyum dan berkata: “ Anak itu telah bekerja lebih keras dari saya!“

Sekarang, semakin banyak cinta mengalir ke Li Bangyong.

Netizens telah meninggalkan pesan yang mengatakan:

“Saya sangat tersentuh sehingga saya menangis. Berikan acungan jempol kepada ayah yang hebat ini”

“Sungguh ayah yang mencintai anaknya!”

“Cinta seorang ayah juga sama besarnya dengan cinta seorang ibu.”(lidya/yn)

Sumber: haowenshare

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular