Erabaru.net. Zhang Junli baru berusia 6 tahun ketika dia pertama kali menemukan ada sesuatu yang tidak beres dengan ibu jari dan pergelangan tangannya.

Pelukis, yang tinggal di Taiyuan di Tiongkok utara, didiagnosis menderita rheumatoid arthritis, penyakit autoimun dan peradangan yang mempengaruhi persendian tubuh. Dalam waktu dua tahun, penyakit itu mengambil alih tubuhnya dan membuatnya lumpuh seumur hidup.

“Saya hanya bisa sedikit menggerakkan pinggul, bahu, dan leher saya. Selain itu, saya tidak bisa bergerak sama sekali,” katanya.

Zhang sekarang berusia 40-an dan telah menghabiskan 34 tahun dengan tidak dapat menggerakkan sebagian besar tubuhnya. Namun, apa pun rintangan yang dihadapi, dia selalu memiliki pandangan positif yang benar-benar menginspirasi!

 

“Dunia ini terlalu indah,” jelasnya. “Bahkan jika saya dalam kesehatan yang buruk, saya tidak ingin melepaskan kesempatan untuk hidup.”

Zhang selalu suka menggambar. Dia mampu memegang pensil di tangannya, dan menciptakan gambar dengan membuat gerakan kecil dengan satu bahu bekerja. Beberapa tahun yang lalu, dia menukar pensilnya dengan kuas, dan hidupnya langsung berubah menjadi lebih baik!

 

 

Pada awalnya, dia mengambil pelajaran dari seorang pelukis minyak lokal untuk menguasai teknik melukis, dan kemudian dia memulai petualangannya!

Hanya dalam tiga tahun, dia sudah melukis lebih dari 300 karya cat minyak. Dia lebih suka membuat pemandangan indah dari alam, banyak di antaranya dia temukan secara online atau meminjam dari foto liburan teman.

Zhang akhirnya memulai sebuah toko bernama “Lily’s Easel” di WeChat.

Berita tentang bakatnya yang luar biasa menyebabkan kehebohan di internet, dan orang-orang membuka rela menghabiskan isi dompet mereka untuk mengumpulkan karya seni dari individu yang berbakat dan menginspirasi ini.

Tidak butuh waktu lama bagi Zhang untuk menjual semua 300 karyanya!

“Saya menjual lukisan terakhir saya pagi ini,”kata Zhang. “Saya tidak percaya ini. Saya sangat tersentuh dengan dukungan semua orang. Ini benar-benar terasa seperti mimpi!”

Setiap lukisannya membutuhkan waktu antara 7 sampai 12 hari untuk diselesaikan.

 

Ketika dia tidak melukis, Zhang dapat ditemukan sedang menulis. Dia telah menulis empat buku, satu otobiografi dan tiga novel.

Dia berharap kesuksesannya akan mengingatkan orang lain bahwa segala sesuatu mungkin terjadi dengan kerja keras dan ketekunan.

“Saya ingin mendorong orang-orang yang berada dalam situasi yang sama dengan saya untuk tidak menyerah pada diri mereka sendiri,” katanya. “Daripada menangis dan khawatir sepanjang hari, jelajahi identitas Anda dan temukan makna hidup Anda. Hiduplah di masa sekarang.”

Sungguh kata-kata yang bijak dari seorang seniman ahli! Zhang menolak untuk membiarkan siapapun menghalanginya menjalani kehidupan yang memuaskan dan mengajak semua orang untuk mengalahkan kemustahilan! (lidya/yn)

Sumber: inspiremore

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular