Erabaru.net. Ketika kita sedang berkendara,kita harus mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan orang lain, tetapi terkadang kita sudah mematuhi peraturan lalu lintas, namun tetap kena tilang, ini yang membuat kita bingung.

Beberapa waktu lalu, seorang pengemudi truk sedang mengemudi melalui tikungan di jalan tol, dia sudah mengikuti semua instruksi lalu lintas, tetapi dia tidak menyangka akan menerima surat tilang dengan denda 1.200 yuan. Setelah mengetahui alasannya, dia tercengang dan berkata, : “Bagaimana itu bisa menjadi pelanggaran?!” Polisi berkata sambil tersenyum : “Peraturan harus dipatuhi.”

Menurut sebuah laporan “ETtoday”, ketika pengemudi truk itu sedang mengemudi lewat jalan tol, hanya ada satu jalan yang bisa dilalui karena jalan lain ditutup.

Dia pun juga berbelok perlahan sesuai arah panah yang ada di jalan. Tak lama kemudian, dia diberhentikan oleh polisi dan dikenakan surat tilang. Belakangan, dia mengetahui bahwa dia ditilang karena tidak menyalakan lampu sein saat berbelok.

Pengemudi itu mengatakan bahwa hanya ada satu jalan dan jalan itu berbelok. Tidak mungkin lurus atau berbelok ke arah lain, jadi dia berbelok perlahan sesuai rambu jalan.

“Mengapa harus menyalakan lampu sein? Hanya satu jalan yang bisa dilalui, semua orang pun tahu itu. Lalu lampu apa yang harus dinyalakan?” Kata pengemudi dengan heran.

Namun, polisi mengungkapkan bahwa tindakannya benar menurut hukum, dalam UU “Aturan Keselamatan Lalu Lintas Jalan” yang dengan jelas menetapkan bahwa ketika mobil menghadapi situasi berbelok, pertama-tama harus menyalakan lampu sein kiri atau kanan sebelum dan sesudah berbelok. Pasal 106 juga mengatur bahwa sebelum mobil berbelok di jalan biasa mobil harus berhenti sejenak dan menyalakan lampu sein atau isyarat untuk melihat apakah ada kendaraan yang lewat dan pejalan kaki

Polisi itu juga mengungkapkan bahwa meskipun tidak menjadi kebiasaan kebanyakan orang yang lewat, pada dasarnya penunjuk arah di jalan adalah untuk menyalakan lampu penunjuk arah, meskipun hanya ada satu arah.

Lampu penunjuk arah gunanya untuk “mengingatkan kendaraan di sekitar untuk mengenali arah mengemudi” untuk alasan ini pengemudi tetap harus menyalakan lampu sein.

Meskipun biasanya polisi tidak akan menangkap mereka, karena ada ketentuan dalam undang-undang, sanksi akan diberikan untuk yang melanggar.

Setelah berita itu keluar, beberapa netizen berkomentar

“Meskipun itu untuk mengingatkan kendaraan di sekitarnya, tapi hanya ada satu jalan, apa yang ingin diingatkan kembali!”

“Dia tidak bisa berbelok di satu jalur, tidak mengingatkan kendaraan lain sama sekali!”

Tapi beberapa netizen berpendapat, “Tujuan undang-undang adalah berharap semua orang dapat membudayakan kebiasaan menyalakan lampu.!”

Jadi untuk keamanan diri sendiri dan orang lain dan dompet kita, mari tanam kebiasaan menaati rambu-rambu lalu lintas dengan benar. (lidya/yn)

Sumber: haowenshare

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: CERITA KEHIDUPAN STORY

Video Popular