Erabaru.net. Pada hari rabu (7/7), sebuah perusahaan pertambangan di Botswana telah mengumumkan bahwa batu berlian 1.174 karat yang besar dan putih telah digali di negara tersebut.

Penemuan terbaru oleh perusahaan Berlian Kanada, Lucara memenuhi telapak tangan seorang pria dan ditemukan pada 12 Juni. Setelah menemukan, perusahaan menyerahkan batu itu ke kabinet negara di ibukota Gaborone pada hari Rabu.

Managing Director perusahaan Naseem Lahri mengatakan tentang batu ini,: “Ini adalah sejarah baru yang dibuat bagi kami dan Botswana juga.”

Dia juga mengatakan bahwa dari segi ukuran, batu ini berada di urutan kedua jika dilihat dari hirarkinya.

Presiden Mokgweetsi Masi yang merupakan Presiden Botswana pada hari Rabu menyambut baik “momen memukau” dan frekuensi penemuan berlian yang semakin meningkat di negara tersebut.

Dia berjanji kepada orang-orang di seluruh dunia bahwa penemuan ini akan membawa negara Afrika Selatan itu ke peta dunia dan akan meninggalkan warisan yang bertahan lama.

Dengan penemuan berlian terbaru ini, Botswana telah menjadi pemimpin di panggung dunia untuk batu terbesar. Negara ini memiliki enam berlian terbesar dari sepuluh terbesar di dunia.

Bulan lalu, sebuah perusahaan berlian bernama Debswana diyakini telah menemukan berlian terbesar ketiga di dunia di Botswana. Perusahaan itu telah menemukan batu seberat 1.098 karat dan menunjukkannya kepada Presiden Mokgweetsi dua minggu setelah menemukannya.

Berlian itu sedikit lebih ringan dari berlian terbesar kedua 1.109 karat Lesedi La Rona yang digali oleh Lucara Diamonds juga di Botswana pada tahun 2015.

Namun, sekarang penemuan terbaru oleh perusahaan Kanada mungkin telah mengalahkan berlian terbesar kedua saat ini.

Berlian terbesar yang pernah ditemukan di dunia adalah Cullinan 3.106 karat, ditemukan di Afrika Selatan pada tahun 1905. Bagian dari berlian itu juga adalah yang menghiasi permata mahkota Inggris.

Menteri Pertambangan Lefoko Moagi menambahkan, penemuan batu tersebut dilakukan sejak pandemi COVID-19 menghantam penjualan berlian pada tahun 2020 dan batu-batu ini dapat menjadi titik balik dalam perekonomian negara tersebut. (lidya/yn)

Sumber: indiatimes

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular