Erabaru.net. Laporan diagnosis harian kasus penyakit COVID-19 yang bermula penyebaran dari virus pneumonia Wuhan, Tiongkok itu mengalami peningkatan disertai dengan penambahan laporan kesembuhan secara nasional.

Laporan per Jumat (9/7/2021) sebanyak 38.124 kasus dan secara total berjumlah 2.455.922 kasus. Angka kesembuhan berjumlah 28.975 orang dengan total 2.023.548 orang.  

Penambahan kasus harian ini menunjukkan peningkatan kasus aktif atau pasien yang masih dirawat atau diisolasi sebanyak 367.733 kasus atau 15,0%.

BACA JUGA : Pakar : Gunakan Nama ‘Virus Komunis Tiongkok’ untuk Menuntut Tanggung Jawab Rezim Komunis Tiongkok atas Krisis Global

Penambahan dengan angka tertinggi antara lainnya DKI Jakarta dengan 13.112 kasus dan kumulatifnya 636.389 kasus, Jawa Barat 7.399 kasus dan kumulatifnya 440.377 kasus, Jawa Tengah 4.530 kasus dan kumulatifnya 285.360 kasus, Jawa Timur 2.530 kasus dan kumulatifnya 189.705 kasus serta DI Yogyakarta 1.665 kasus dan kumulatifnya 72.559 kasus. 

 

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Muhammad Ali Vikry  (@alivikry)

Laporan angka kematian antara lainnya di Jawa Tengah 202 kasus dan kumulatifnya 12.566 orang, Jawa Timur 168 kasus dan kumulatifnya 13.626 kasus, Jawa Barat 160 kasus dan kumulatifnya 6.008 kasus, DKI Jakarta 138 kasus dan kumulatifnya 9.259 kasus serta DI Yogyakarta 44 kasus dan kumulatifnya 1.892 kasus. Secara keseluruhan kematian di Indonesia berjumlah 64.631 kasus.

Sebanyak 21.402.544 spesimen yang diperiksa dari sejumlah laboratorium. Terdiri dari spesimen positif sebanyak 4.746.696 spesimen dan spesimen negatif sebanyak 14.977.239 spesimen.

Sedangkan jumlah orang yang diperiksa harian 142.005 orang dan kumulatifnya 14.373.845 orang. Hasil terkonfirmasi negatif jumlahnya total 11.917.933 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 97.545 orang yang semuanya tersebar di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. (asr) 

Share

Video Popular