Erabaru.net. Tiga petani di Gujarat, India telah ditangkap polisi karena menjual alkohol ilegal setelah kerbau mereka mabuk.

Salah satu pria memanggil dokter hewan ketika kerbaunya berhenti makan dan mulutnya mulai berbusa, The Times of India melaporkan.

 

Dokter hewan kemudian memeriksa bak air tempat hewan-hewan itu minum dan “mencium bau aneh dan menemukan airnya berwarna”.

Ternyata, orang-orang itu menyembunyikan botol minuman keras di bak dan beberapa di antaranya telah pecah yang mengakibatkan air tercemar.

Petani memberi tahu dokter hewan bahwa warnanya berasal dari ranting lapuk yang jatuh ke air, tetapi dokter hewan tetap melaporkannya kepada pihak berwenang setelah meninggalkan kandang, kata laporan itu.

Ketika polisi menggerebek tempat itu, mereka menemukan lebih dari 100 botol alkohol senilai Rs 32.000 (sekitar Rp 6,2 juta) yang tersembunyi di dalam bak dan di bawah pakan ternak.

 

Ketiga petani itu pun segera ditangkap.

“Hewan-hewan itu mungkin meminum air yang tercampur dengan minuman keras dari botol minuman keras yang pecah,” kata seorang pejabat polisi, seraya menambahkan bahwa kerbau telah pulih dari keadaan mabuk mereka.

Di Gujarat ada peraturan tentang dilarangnya membuat, membeli, menjual atau mengangkut alkohol, dan mereka yang melanggar dapat dihukum dengan denda yang besar dan bahkan hukuman penjara.

Sementara itu, jauh dari Gujarat, seekor tupai di Minnesota AS menjadi berita utama tahun lalu ketika ia mabuk secara tidak sengaja setelah memakan beberapa buah pir yang difermentasi.

Insiden itu terekam kamera dan menjadi viral setelah dibagikan di YouTube.(lidya/yn)

Sumber: indiatimes

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular