Erabaru.net. Bos bepergian keluar masuk menggunakan mobil mewah setiap hari. Dan saya adalah petugas kebersihan di vila. Salah satu tugas saya adalah membukakan pintu untuknya setiap hari. Saya selalu menyapa bos setiap saat, tapi bos tidak pernah menanggapi saya.

Suatu hari, bos melihat saya mengemasi makanan sisa yang diberikan oleh tukang masak. Namun, bos tidak berkata sepatah kata pun, seolah-olah dia tidak melihat apa-apa.

Anehnya, setelah itu, setiap hari saya selalu menemukan kantong kertas yang bersih di tempat yang sama, di dalamnya berisi makanan yang masih baru, seolah-olah seseorang baru saja membelinya dari supermarket.

Saya tidak banyak berpikir tentang siapa yang meletakkan kantong makanan itu di sana, saya langsung mengambil kantong kertas itu dengan sangat gembira.

 

Keesokan harinya, saya melihat kantong kertas ini lagi di tempat yang sama, dengan sayuran segar dan makanan lain di dalamnya. Aya tidak menyangka bahwa ada seseorang sedemikian baik yang selalu meletakan sekantong makanan segar di sini setiap hari!

Hingga suatu hari, sebuah peristiwa besar terjadi di rumah besar bosnya, seseorang memberitahunya bahwa bos telah meninggal.

Hari itu, banyak orang-orang penting yang keluar masuk. Anehnya, hari itu, saya tidak menemukan kantong kertas berisi makanan.

Saya berpikir seseorang pasti telah mengambilnya. Namun pada hari kedua dan ketiga, saya tidak menemukan kantong kertas itu lagi.

Beberapa minggu kemudian, keluarga saya tidak dapat makan dengan cukup karena sudah tidak ada kantong berisikan makanan itu lagi.

Saya memutuskan untuk menemui istri bos dan meminta kenaikan gaji, jika tidak saya berencana akan berhenti dari pekerjaan saya.

Setelah saya menceritakan tentang alasannya, istri bos terkejut dan bertanya kepada saya, mengapa selama ini tidak pernah mengeluh tentang gaji? Mengapa gaji saya tidak cukup secara tiba-tiba? Saya telah membuat banyak alasan, tapi saya tidak bisa meyakinkan istri bos.

Akhirnya, saya memutuskan untuk mengatakan yang sebenarnya, dan saya mengatakan pada istri bos tentang kantong makanan tersebut.

Dia bertanya kepada saya sejak kapan kantong makanan tidak ada lagi, dan saya mengatakan kepadanya bahwa itu setelah suaminya meninggal. Saat saya mengatakannya, saya tiba-tiba menyadari bahwa kantong kertas menghilang setelah bos meninggal, mengapa saya tidak berpikir bahwa bos yang telah meletakan kantong makan selama ini!

Istri bos pun menangis karena ingat suaminya. Saya pun menghiburnya dan pada saat yang sama saya meminta maaf atas permintaan kenaikan gaji.

Saya sadar, dan benar-benar tidak tahu bahwa suaminya yang telah memberi saya makanan selama ini, saya mengatakan kepadanya bahwa saya akan terus menjadi petugas kebersihan dan bersedia melayani mereka.

Istrinya perlahan berhenti menangis, dan berkata: “Aku menangis karena akhirnya menemukanmu. Aku tahu suamiku membeli makanan untuk tujuh orang setiap hari. Aku telah menemukan enam. Aku telah mencari orang ketujuh. Hari ini, akhirnya aku menemukannya.”

Sejak hari itu, saya mulai menerima kantong kertas berisikan makanan lagi setiap hari. Tak berapa lama kemudian, anaknya bos datang dan tinggal di villa. Tetapi setiap kali saya berterima kasih padanya, dia tidak menanggapi saya, seperti ayahnya.

Sampai suatu hari, saya mengucapkan “Terima kasih ” dengan suara keras! Dia baru menjawab, : “Ketika saya tidak menjawab Anda, tolong jangan tersinggung karena saya memiliki masalah pendengaran sama seperti ayah saya.”

Dan pada hari itu, saya juga baru mengetahui kebenaran lain, bahwa bos bukannya tidak menanggapi saya tetapi dia memiliki masalah dengan pendengarannya.

Kita selalu membuat penilaian sendiri sebelum mengetahui kebenarannya. Kisah ini adalah salah satu contohnya. Bagikan ke orang tercinta Anda jika Anda setuju ! (lidya/yn)

Sumber: soundofhope

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular