Erabaru.net. Seorang ibu di Wuhan membawa bayinya dengan kereta dorong naik MRT. Saat ibu itu akan turun dari kereta, kereta dorongnya tergelincir dan bayinya yang berusia 2 bulan jatuh ke celah antara kereta dan peron.

Dalam keadaan darurat, seorang pria muda melangkah ke samping di celah dan menyelamatkan bayi itu, dan untungnya, bayi itu juga dalam keadaan baik-baik saja.

Setelah itu, pria tersebut diwawancarai oleh media dan mengatakan bahwa dia juga seorang ayah dan dia menyelamatkannya berdasarkan nalurinya sebagai seorang ayah.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.30 pada tanggal 30 Mei. Saat seorang ibu mendorong kereta dorong bayinya untuk turun di Stasiun Huangpu Road di Wuhan. Diduga kereta dorong bayi itu tersangkut di celah antara kereta dan peron. Menyebabkan bayi berusia 2 bulan jatuh ke dalam celah.

Ibunya yang terkejut saat itu berteriak minta tolong sambil menahan pintu kereta. Penumpang di tempat kejadian juga menahan pintu kereta dan berteriak “Jangan jalankan keretanya!”

Beberapa staf di dalam stasiun mencoba membungkuk untuk mengambil bayi itu, tetapi mereka kembali tanpa hasil.

Pada saat yang kritis itu, seorang pria kurus yang mengenakan kemeja putih bergegas keluar dari kereta dan tanpa banyak kata melompat ke dalam celah, mengambil bayi itu dan menyerahkannya kepada ibunya.

Setelah bayi itu diselamatkan, dia menangis di pelukan ibunya. Untungnya, dia hanya mendapat sedikit debu di wajahnya, dan dalam kondisi baik-baik saja. Ketika penyelamat melihat bahwa bayi itu baik-baik saja, dia berbalik dan kembali ke dalam kereta.

Beberapa netizen menemukan bahwa kemeja pria itu kotor. Mereka juga memujinya karena melakukan perbuatan baik tanpa meninggalkan nama.

Menurut laporan Harian Sungai Yangtze pada 31 Mei, pria itu adalah Li Junjie dan berusia 30 tahun. Dia baru saja pulang kerja hari itu dan menaiki Jalur 8 untuk pulang.

Dia tidak sengaja mendengar seseorang meminta bantuan, jadi dia datang untuk menyelamatkannya. Dia mengatakan bahwa anak itu menangis pada saat itu, tetapi dia tidak terluka dan hanya ada debu di wajahnya.

Dia juga mengatakan bahwa sebagai seorang ayah, hal seperti ini biasa dia lakukan. Dia berpikir bahwa menyelamatkan orang hanyalah reaksi naluriah. Ketika menghadapi keadaan darurat semacam ini dalam kehidupan biasa, itu adalah sesuatu yang harus dilakukan setiap orang.

Li Junjie, seorang pria berpakaian putih yang pergi diam-diam setelah itu telah dipuji oleh warga dan netizen di tempat karena melakukan perbuatan baik tanpa meninggalkan namanya.

Saat dia melompat, dia tidak memikirkan keselamatan dirinya kecuali untuk menyelamatkan bayi itu! Sungguh pria yang baik. (lidya/yn)

Sumber: haowenshare

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular