Erabaru.net. Ketika dia dan istrinya Cloe mengetahui bahwa mereka sedang mengandung anak pertama mereka, James sangat gembira. Dan setelah kelahiran anak kedua mereka, pasangan dari Inggris Raya ini tahu bahwa mereka menginginkan sebuah keluarga besar.

James melakukan segala daya untuk membantu menumbuhkan keluarganya dan berada di sana untuk anak-anaknya saat mereka tumbuh dewasa.

Sementara Cloe adalah seorang ibu penuh waktu, James memiliki pekerjaan jarak jauh sehingga dia bisa menghabiskan waktu bersama anak-anaknya sambil menafkahi mereka.

Dia membawa mereka ke sekolah, bekerja di kedai kopi saat mereka di sekolah, dan kemudian menjemput mereka menuju ke rumah.Kemudian, itu adalah saatnya mereka bermain sampai waktunya untuk tidur! James adalah ayah yang paling aktif, energik, dan penyayang.

Pasangan itu mencintai keluarga mereka yang sedang tumbuh. Setiap kali Cloe berpikir mereka tidak mungkin menambah keluarga, James akan menatapnya dan memberinya senyum yang tidak bisa dia tolak.

“Satu lagi, Cloe,” katanya. Dan hal berikutnya yang Anda tahu adalah benar saja, Cloe hamil lagi!

Pada saat mereka memiliki anak ke-5, pasangan itu memutuskan untuk berhenti. Cloe mendapat alat kontrasepsi dari dokter. Tapi itu gagal. Ketika Cloe tiba-tiba hamil lagi, James diam-diam senang dan dia mengatakan itu sudah seharusnya terjadi !

Mereka kemudian memiliki total 8 anak, termasuk beberapa yang memiliki kebutuhan khusus. Setelah anak ke-8, pasangan itu memutuskan bahwa keluarga mereka akhirnya mencapai jumlah anggota keluarga yang sempurna.

Cloe sangat senang karena akhirnya dia dapat fokus membesarkan anak-anak tanpa hamil lagi pada saat yang sama. Tetapi suatu hari, hanya 12 minggu setelah kelahiran bayi terakhir mereka, semuanya berubah.

Saat itu tengah malam. Cloe terbangun karena James mulai bertingkah aneh. Setelah dia duduk tegak, entah bagaimana tiba-tiba dia mengalami kejang dan kemudian, dia berhenti bernapas.

James telah meninggal dalam tidurnya. Dia berusia 31 tahun.

Cloe sangat terpukul. Bisakah Anda bayangkan ditinggal sendirian dengan 8 anak kecil untuk dibesarkan sendiri? Kematian James juga sangat mendadak dan tidak terduga. Cloe sekarang menjadi ibu tunggal berusia 27 tahun.

Hasil tes koroner mengungkapkan bahwa dia meninggal karena penyakit jantung hipertensi, yang dihasilkan dari darah tinggi kronis.

“Di saat-saat tergelap saya, saya bertanya-tanya bagaimana saya bisa melakukan ini tanpa James,” kata Cloe. Tetapi ketika dia melihat ke- 8 wajah kecil itu, dia tahu bahwa dia harus melakukannya untuk mereka dan untuk James, yang membawa mereka ke dunia ini.

Untuk menghormati James, dan bahkan dalam menghadapi kesedihan seperti itu, Cloe memutuskan untuk berjuang dan mendedikasikan dirinya untuk menjadi orangtua terkuat yang dia bisa.

Cloe mengatakan hal-hal yang membantunya mengatasi saat-saat tergelapnya adalah kenangan James dengan anak-anak.

“menjadi ayah adalah kebahagiaan untuk dia lebih dari apa pun dan itu telah membuat saya menjadi orang tua yang cukup kuat untuk menghadapi semua ini sendirian,” katanya.

Bersama anak-anaknya, Cloe memastikan kenangan James tetap hidup dengan cara yang sederhana dan mengharukan, seperti meniup balon warna-warni dan membiarkannya melayang ke langit.

Cloe mengatakan dia selalu kecewa karena James diambil darinya dan keluarganya – tetapi dia bersyukur bahwa dia mendapatkan keinginannya untuk memiliki anak kedelapan, dan berterima kasih atas bantuan dan dukungan dari teman, keluarga, dan komunitasnya.

Setelah kematian James, komunitas Cloe mengumpulkan lebih dari 10.000 dollar (Sekitar Rp 145 Juta) untuk membantunya membangun taman luar ruangan untuk anak-anaknya sehingga mereka bisa bermain bersama

Sungguh wanita pemberani yang telah melalui apa yang dia lalui dan keluar dari sisi lain sebagai ibu yang lebih kuat dari sebelumnya.(lidya/yn)

Sumber: smalljoys

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular