Erabaru.net. Untuk bertahan hidup dan menjalani kehidupan yang baik, orang harus bekerja keras dan menggunakan tangan mereka sendiri dalam mengatasi berbagai kesulitan dan menghasilkan uang yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Terkadang saat manusia memiliki tekanan hidup, ini seringkali menjadi motivasi untuk mereka tetap berjuang dan bekerja keras. Mereka akan memiliki kepercayaan diri dan yakin bahwa ada lebih banyak solusi daripada kesulitan.

Seorang pemuda berusia 16 tahun bernama Liu Changle dari Henan, tiongkok, agar dapat membayar biaya pengobatan adik perempuannya yang menderita leukimia, dia bekerja di perusahaan logistik hingga larut malam. Dia akan mulai bekerja dari jam 4 sore sampai jam 3 pagi dengan total jam kerja adalah 11 jam.

Dia berharap adik perempuannya berusia 11 tahun itu dapat pulih sesegera mungkin. Ketika berita tentang pemuda ini tersebar, banyak orang merasa tersentuh dan tergerak untuk membantu.

 

Ayah anak laki-laki itu mengungkapkan: “Suatu hari, dia pergi ke rumah sakit untuk mengunjungi adik perempuannya selama liburan musim panas. Dia tercengang ketika melihat biaya pengobatan dan memutuskan untuk memulai bekerja paruh waktu. Dia bekerja selama 11 jam sehari untuk menghasilkan uang dan membantu membayar biaya pengobatan adiknya.”

Dia sudah harus mulai bekerja dari jam 4 sore setiap hari dan mengangkut barang sampai jam 4 pagi. Pada usia ini, dia pasti merasa sangat lelah setelah 11 jam bekerja, tetapi dia tidak mengeluh, dan hanya memikirkan saudara perempuannya.

Harapan terbesar Liu Changle hanya agar adik perempuannya dapat segera sembuh, dan keluarganya akan hidup bahagia. Dia sering mengatakan kepada adiknya, bahwa dia akan berusaha keras untuk belajar dan bekerja keras untuk menghasilkan uang, dan dia juga tidak akan pergi bermain lagi. Kalimat itu mengungkapkan pikirannya yang matang.

Liu Changle bekerja keras selama 11 jam sehari, tetapi gaji bulanannya hanya RMB 3.000 (sekitar Rp 6,7 juta) dan biaya pengobatan adik perempuannya mencapai RMB 600.000. (sekitar Rp 1.3 miliar).

Keluarganya telah meminjam uang ke mana-mana. Sulit bagi keluarga untuk dapat membayar biaya pengobatan adik perempuannya.

Liu Changle juga tidak berani menggunakan sepeserpun dari gajinya untuk hal lain. Dia memberikan semua uangnya kepada keluarga untuk biaya pengobatan adiknya. Dia hanya sekali menggunakan uang gajinya sebesar 500 yuan, itu pun untuk membeli makanan ringan dan mainan untuk adiknya.

Setelah berita tersebut menyebar, banyak netizen yang sangat terharu dan berkumpul bersama berharap untuk menyumbangkan uang kepada keluarga Liu, berharap dapat membantu keluarga ini.

Ayah remaja itu, Liu Jingming, juga mengungkapkan bahwa dia adalah seorang juru masak dan memiliki kehidupan yang cukup, tetapi ketika putrinya yang berusia 11 tahun, Liu Changyue, tiba-tiba didiagnosa menderita leukemia, dia mengeluarkan semua tabungannya dan meminjam uang ke mana-mana. Meskipun demikian, keluarga mereka masih optimis bahwa Liu Changyue akan sembuh ! Sungguh pemuda yang penuh dengan cinta kasih dan tanggung jawab ! (lidya/yn)

Sumber: quwenshare

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: CERITA KEHIDUPAN STORY

Video Popular