Erabaru.net. Seperti kata pepatah: “Membesarkan anak lebih besar dari langit.” ini juga menunjukan bahwa tidak mudah bagi orangtua untuk membesarkan seorang anak. Namun, apa yang tidak terbayangkan adalah ada seorang lelaki tua yang membantu membesarkan 515 anak tunawisma dengan kekuatannya yang kecil.

Sebuah restoran vegetarian di Hangzhou, Tiongkok sedang mengadakan pesta ulang tahun khusus. Lebih dari 100 orang di seluruh daratan yang datang untuk merayakan ulang tahun pria berusia 70 tahun. Pria tua itu bernama Wang Wanlin, warga biasa Hangzhou.

Setiap kali dia menjumpai anak-anak yang membutuhkan, Wang Wanlin selalu bergegas untuk membantu sesegera mungkin. Sejak tahun 1976, dia telah menyelamatkan lebih dari 500 anak. Dia memiliki sebuah tas yang berisi foto dirinya dan anak-anak itu.

Ada lebih dari 500 foto, dan dia bisa menyebutkan namanya dengan akurat di hampir setiap foto. Hari ini, lebih dari 500 anak yang diselamatkannya telah tinggal di seluruh negeri, dan beberapa bahkan ada yang tinggal di luar negeri. Sekarang, rutinitas yang dilakukan oleh Wang Wanlin adalah pergi ke salon milik putra untuk mengunjungi mereka.

Hal pertama yang dilakukan Wang Wanlin ketika turun dari stasiun adalah membeli pisang. Karena salah satu putranya suka makan pisang. Setelah Wang Wanlin membeli dua kantong besar, dia akan membantu putranya untuk membuka salon.

Salah satu putranya juga suka membelikannya sesuatu seperti topi dan syal. Meskipun Wang Wanlin selalu mengatakan kepada mereka bahwa itu hanya membuang-buang uang untuk membeli barang-barang tersebut, di dalam hatinya dia sangat senang karena anak-anaknya sangat perhatian. Ada begitu banyak anak yang peduli dan membelikan sepatu, celana, dan pakaian untuknya.

Setiap anak memberi biaya hidup untuk Wang Wanlin, dan Wang Wanlin menyimpan uang itu untuk membantu anak-anak lain. Pemilik toko pangkas rambut itu juga anak yang dibantu Wang Wanlin. Pemiliknya adalah Chen Xiguang, 26 tahun.

10 tahun yang lalu, saat dia berusia 16 tahun dan datang ke Hangzhou untuk bekerja sendirian. Namun, untuk anak berusia 16 tahun, tidak mudah untuk bekerja keras sendirian. Ketika dia berada di titik terendah dalam hidupnya. Wang Wanlin datang untuk membantunya.

Chen Xiguang mengatakan dia ingin makan sesuatu. Seketika, makanan itu akan muncul di meja makan keesokan harinya. Chen Xiguang telah tinggal di rumah Wang Wanlin selama 10 tahun.

Meskipun dia juga memiliki seorang ayah, Chen Xiguang sudah lama menganggap Wang Wanlin sebagai ayahnya. Di mata Chen Xiguang, Wang Wanlin bukan hanya seorang ayah, tetapi juga pemimpin dalam hidupnya.

Selama Wang Wanlin ada di dalam hidupnya, dia selalu berusaha membalas kebaikan Wang Wanlin.

Wang Wanlin tinggal di sebuah rumah tua sekitar 50 meter persegi dan Rumah ini telah dihuni ratusan anak

Ketika Wang Wanlin membeli sayuran dan pulang, anak-anak sudah bangun satu demi satu, tetapi salah satu anak bernama Ah Hua yang masih berbaring di tempat tidur. Waktu paling ramai di rumah sederhana ini adalah ketika “ayah dan anak” sedang bertengkar.

Siapa sangka bahwa 9 tahun yang lalu, Ah Hua adalah seorang anak yang tidak memiliki uang di sakunya dan tinggal di bawah jembatan. Namun, berkat Wang Wanlin, dia memiliki rumah yang hangat dan seorang ayah yang bisa diandalkan untuk berbicara dengannya.

Anak pertama yang diselamatkan Wang Wanlin adalah seorang anak yang melarikan diri sebagai pekerja anak. Melihat anak malang ini malam itu, Wang Wanlin tidak tahan dan membawanya pulang. Namun, ibunya tidak tidak memarahi Wang Wanlin, tetapi malah merasa bahwa itu sesuatu yang bagus.

Suatu hari, arloji tetangganya menghilang. Dia bersikeras bahwa Wang Wanlin mencuri arloji. Karena alasan ini, dia ditangkap polisi dan ditahan selama 28 hari. Reputasi Wang Wanlin seketika menjadi hancur.

Hidup tidak boleh sampai ke titik seperti itu. Di sinilah ide Wang Wanlin untuk mengadopsi anak diperkuat. Wang Wanlin adalah pekerja baru dengan sumber pendapatan terbatas, tetapi sesulit apa pun hidupnya, dia juga ingin memberikan anak-anak tunawisma rumah yang hangat.

Suatu hari,Wang Wanlin menemukan anak hilang dari Anhui dan ingin mengantarnya pulang. Karena Festival Musim Semi berlangsung, tiket hanya dapat dibeli pada hari ketiga dan karena itu, Wang Wanlin membiarkan anak itu tinggal di rumah selama tiga hari. Wang Wenlin pun membeli dua tiket dan akan mengantar anak tersebut. Namun, tepat ketika dia berjalan ke stasiun kereta, seorang polisi maju dan bertanya kepada Wang Wanlin.

Lambat laun, banyak orang pun mempertanyakan perbuatan baiknya dan curiga bahwa dia memiliki niat jahat, Wang Wanlin, yang belum pernah menghadapi situasi seperti itu menjadi panik seketika.

Polisi menghubungi ibu anak tersebut. Saat ibu melihat anak tersebut, dia langsung menangis karena telah menemukan anaknya. Wang Wanlin yang melihatnya menyeka air matanya secara diam-diam. Ternyata ibu tersebut tidak dapat menemukan anaknya dan melaporkan bahwa anak tersebut telah diculik. Sang ibu tidak mengatakan apa-apa kepada Wang Wanlin dan tampak berprasangka buruk.

Ibu dan anak yang tidak berusaha membela saat dia mendapat tuduhan sebagai penculik anak, membuat Wang Wanlin pertama kali merasa kecewa putus asa, dia tertekan dan tidak bisa tidur semalaman.

Tetapi keesokan harinya, ibu yang mengetahui kebenaran datang ke rumah Wang Wanlin untuk meminta maaf, jika bukaa karena Wang Wanlin anak itu mungkin belum ditemukan.

Selain kesalahpahaman ini diluruskan, ternyata Wang Wanlin juga ditipu oleh putranya. Putranya menelepon untuk meminjam uang dan mengatakan bahwa saudara perempuannya menikah.

Dia meminjam beberapa ribu yuan dari Wang Wanlin. Beberapa ribu yuan adalah jumlah yang sangat besar untuk Wang Wanlin pada saat itu, namun Wang Wanlin menahan hatinya dan masih meminjamnya, tidak tahu bahwa uang itu tidak akan pernah dikembalikan.

Karena uang itu hendak digunakan untuk membantu beberapa anak, hal ini benar-benar menghancurkan hati Wang Wanlin, tetapi dia masih tidak menyerah. Masih ada banyak anak yang tidak dapat menemukan rumah.

Dengan bantuan Wang Wanlin, beberapa anak angkatnya diterima di universitas, dan beberapa memiliki usaha.

Beberapa anak telah tinggal bersama Wang Wanlin selama beberapa hari dan bulan, dan menghabiskan waktu lama bersamanya selama lebih dari sepuluh tahun.

Setelah mereka memiliki kehidupan masing-masing, mereka akan selalu mengirim surat pada Wang Wanlin dan memanggilnya sebagai seorang Ayah. Hal ini lah yang tetap menjadi motivasi Wang Wanlin untuk tetap mengadopsi anak dalam kehidupan ini.

Dalam 36 tahun, banyak anak yang dulunya berada di jalanan telah diterima di universitas, dan beberapa telah mendirikan perusahaan. Dia telah menyelamatkan hampir 515 remaja jalanan di seluruh negeri.

“Saya menghabiskan sebagian besar pendapatan hidup saya untuk anak-anak ini. Saya belum menikah tetapi memiliki banyak anak. Meskipun saya hidup miskin sepanjang hidup saya, saya menjalani kehidupan paling bahagia di dunia,” ujar WAng Wanlin.

Ketika Wang Wanlin berusia 70 tahun, anak-anaknya mengadakan pesta ulang tahun untuknya. Dia juga menerima berkah ulang tahun dari anak-anak dari seluruh dunia. 106 anak datang dan merayakan ulang tahunnya bersama.

Lebih dari seratus orang membungkukan badan kepada Wang Wanlin sebagai ucapan terimakasih. Kehidupan Wang Wanlin adalah kehidupan yang legendaris. Di sini saya berharap dia memiliki kesehatan yang baik dan kehidupan yang bahagia di hari tuanya.(lidya/yn)

Sumber: haowenshare

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular