Erabaru.net. NSW Health telah meminta maaf setelah ‘kesalahan’ melihat anak laki-laki dari sekolah swasta elit di Sydney, Australia, diberi vaksin virus corona Pfizer.

Distrik Kesehatan Lokal Sydney berencana untuk hanya menyuntik siswa di St Joseph’s College, namun sesuatu terjadi dalam proses dan penyelenggara akhirnya memberikan suntikan kepada 163 asrama di sekolah tersebut.

Ini memicu protes besar-besaran dari orang-orang yang telah dengan sabar menunggu suntikan mereka karena mengetahui bahwa remaja laki-laki yang memiliki hak istimewa mendapatkan suntikan pertama mereka.

Tidak ada indikasi apa yang menyebabkan ‘kesalahan’ dan NSW Health tetap bungkam tentang keadaan pasti dari insiden tersebut.

Kepala Eksekutif Distrik Kesehatan Lokal Sydney Teresa Anderson menambahkan: “Disepakati bahwa para siswa Aborigin akan divaksinasi melalui sistem kesehatan negara bagian di pusat vaksinasi Rumah Sakit Royal Prince Alfred.”

“Karena kesalahan ini, kelompok asrama di kelas 12 dengan total 163 siswa, juga divaksinasi. Distrik Kesehatan Lokal Sydney meminta maaf atas kesalahan ini.”

Sejak Joey berhasil mendapatkan vaksin untuk beberapa siswa mereka, dua sekolah swasta elit lainnya, The Kings School dan St Ignatius’ College, dilaporkan mulai berdiskusi dengan NSW Health untuk membiarkan siswa mereka mendapatkan suntikan, menurut Sydney Morning Herald .

Kepala Sekolah St Joseph’s College Ross Tarlinton mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa rencana awal mereka untuk memberi suntikan pada siswa semuanya secara adil.

“Mengakui bahwa perguruan tinggi tidak menentukan prioritas vaksinasi, pihaknya menyambut baik kesempatan untuk menawarkan vaksin kepada siswa dengan memberikan persetujuan untuk alasan yang tercantum di atas,” kata Tarlinton.

“Kampus akan terus mendorong dan mendukung anggota komunitasnya untuk menerima vaksin yang sesuai saat ada kesempatan. Kolese St Joseph menerima saran dari Kesehatan NSW dan mengikuti perintah kesehatan masyarakat terkait pandemi COVID-19.”

Saat ini, hanya orang dewasa New South Wales berusia antara 40 hingga 60 yang memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin Pfizer. Satu-satunya orang lain yang diizinkan untuk mendapatkan suntikan adalah orang-orang yang bekerja di garis depan, kontak rumah tangga atau keluarga mereka, mereka yang terdaftar sebagai warga yang rentan rentan, dan penduduk asli di atas usia 16 tahun.

Tarlinton juga mengajukan kepada NSW Health pada bulan Mei untuk melihat apakah siswa mereka di Kelas 12 dapat diundang untuk mendapatkan suntikan dan mereka juga menyetujui permintaan tersebut.

“Mengingat kami memiliki banyak anak laki-laki yang tinggal di komunitas perumahan, yang mencakup anak laki-laki dari masyarakat pedesaan, terpencil dan masyarakat adat,” katanya.(lidya/yn)

Sumber: ladbible

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular