Erabaru.net. Semua orang pasti pernah mendapat tugas untuk menulis cerita waktu di sekolah. Apakah Anda masih ingat apa yang Anda tulis saat Anda mendapat tugas dari guru untuk membuat cerita ?

Baru-baru ini, esai seorang anak laki-laki berusia 6 tahun yang mendapat nilai 100 menjadi viral di Weibo. Judulnya adalah “Kesepian”.

Anak itu menggunakan ratusan kata untuk menggambarkan situasi keluarganya. Isinya tidak menyebutkan kata “kesepian”, tapi itu membuat orang-orang yang membacanya benar-benar merasakan apa yang dirasakan anak itu.

Dalam esai berjudul “Kesepian”, tidak ada retorika yang indah atau narasi yang menggemparkan. Anak laki-laki itu menggambarkan situasi keluarganya dengan istilah yang sederhana dan mudah dipahami.

Dalam esainya anak itu menulis: “Tiga tahun lalu, ibu dan ayah bercerai. Ayahku menemukan seorang wanita untuk membentuk keluarga baru dan melahirkan seorang adik laki-laki. Tahun lalu, ayah mengatakan bahwa dia akan membawa kami ke Hainan untuk Tahun Baru, saya sangat bersemangat. Namun, ternyata ayah hanya membawa wanita itu dan adik laki-lakiku.”

Meskipun kata “kesepian” tidak muncul dalam komposisinya, kesepian anak laki-laki yang luar biasa dapat dirasakan di antara garis.

Setelah membaca komposisi tersebut, guru memberikan nilai 100 dan menulis pesan yang mengatakan: “Selama kamu mau, kamu bisa datang ke rumah guru untuk merayakan Tahun Baru setiap tahun!” (lidya/yn)

Sumber: happy

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular