Banjir besar yang melanda  Zhengzhou, Provinsi Henan, Tiongkok belum berhenti. Wilayah di Anyang dan Xinxiang di Provinsi Henan juga diterjang banjir. Seluruh perjalanan bus dan kereta api di Anyang ditangguhkan. Hampir 100.000 warga dievakuasi. Sebanyak 470.000 orang di Xinxiang juga terkena dampak, melibatkan 58 kotapraja dan 7 waduk berukuran sedang meluap. Namun demikian, hujan lebat akan terus berlanjut di  wilayah Anyang, Hebi, dan Xinxiang

 Li Jinfeng – Epochtimes.com

Berita resmi Weibo dari Henan Transportation Broadcasting pada Kamis (22/7/2021) menyatakan bahwa rilis dari Departemen Manajemen Darurat Provinsi Henan menyebutkan, terjangan hujan lebat  menyebabkan lebih dari 3 juta jiwa di 103 kabupaten/Kota di Provinsi Henan terkena dampak. 

Saat ini dilaporkan sebanyak 33 orang meninggal dunia  dan 8 orang hilang. Sebanyak 376.000 orang dievakuasi, sedangkan 256.000 orang lainnya segera dipindahkan. Selain itu, menyebabkan 215,2 ribu hektar lahan pertanian rusak dan kerugian ekonomi diperkirakan sebesar 1,22 miliar yuan.

Walaupun demikian, dikarenakan Komunis Tiongkok kerap menyembunyikan kebenaran, dunia luar umumnya percaya bahwa jumlah kematian resmi yang diklaim dan situasi sebenarnya jauh lebih serius daripada pengumuman yang disampaikan.

Menurut berita ramalan cuaca setempat, pada pukul 07:50 waktu setempat pada 22 Juli 2021, Observatorium Meteorologi Henan mengeluarkan peringatan level merah, yang menunjukkan bahwa curah hujan lebat di beberapa wilayah Anyang, Hebi, dan Xinxiang telah mencapai lebih dari 50 mm. Ramalan cuaca memperkirakan dalam 3 jam ke depan, lima wilayah Anyang, Hebi, Xinxiang, Jiaozuo, dan Pingdingshan akan terus hujan, dan akumulasi curah hujan akan mencapai lebih dari 100 mm.

Laporan cuaca menyatakan bahwa hujan lebat lokal terjadi di wilayah Anyang, Hebi, Xinxiang, dan Jiaozuo, Provinsi Henan dari  21 Juli hingga pukul 06.00  22 Juli pada waktu setempat. Sedangkan hujan lebat lokal terjadi di wilayah Xuchang, Pingdingshan, Luohe, Kaifeng, Zhoukou, Nanyang, Zhumadian, Xinyang , dan Luoyang. 

Daerah lainnya yang mengalami hujan lebat lokal yakni Zhengzhou, Puyang dan Jiyuan. Di antaranya, sebanyak 330 titik dengan curah hujan  lebih  dari 100 mm, dan 120 titik lebih besar dari 250 mm. Curah hujan maksimum adalah 675,5 mm di Pusat Inovasi Sains dan Teknologi Distrik Qibin, Kota Hebi. Lainnya curah hujan 149,9 mm di Distrik Muye,  Kota Xinxiang.

Penangguhan Transportasi Massal di Kota Anyang

Jalur kereta api dan bus kota di Anyang, dihentikan karena terdampak hujan lebat.

Menurut berita resmi Weibo dari Depot Anyang, Biro Kereta Api Zhengzhou, pada 22 Juli, semua kereta di Stasiun Anyang dan Anyang Timur ditangguhkan, dan belum diketahui kapan akan kembali beroperasi.  

Pada 22 Juli, situs web Pemerintah Kota Anyang juga mengeluarkan pengumuman darurat bahwa semua kendaraan transportasi umum di kota tidak beroperasi.  Semua perusahaan dan pemerintahan di kota bekerja dari rumah kecuali untuk personel penyelamatan darurat. Sedangkan semua  pusat perbelanjaan bawah tanah dievakuasi.

Keterangan Foto : Pada 21 Juli, banyak mobil di Kota Zhengzhou terendam banjir. (STR/AFP via Getty Images)

Menurut Kantor Berita Xinhua, dari 19 hingga 22 Juli, curah hujan rata-rata di kota Anyang mencapai 304,6 milimeter, ada 6 titik yang berada di atas 600 milimeter, dan 73.722 orang dievakuasi.

470.000 Orang di 58 Kotapraja di Xinxiang Terkena Dampaknya

Menurut berita “Xinxiang Daily”, kota Xinxiang menaikkan tingkat tanggap darurat pengendalian banjir ke Level I pada pukul 10:30 waktu setempat pada 21 Juli. Tanggap darurat tingkat I mewajibkan seluruh warga untuk tidak keluar rumah kecuali diperlukan.

Keterangan Foto : Banjir di Zhengzhou, Provinsi Henan belum berhenti, dan Anyang dan Xinxiang di Provinsi Henan juga mengalami banjir. Gambar menunjukkan sebuah mobil dalam banjir di Zhengzhou, Provinsi Henan pada 22 Juli. (NOEL CELIS/AFP via Getty Images)

Menurut Xinxiang News, pada hari itu curah hujan  di kawasan perkotaan Xinxiang mencapai 267,4 milimeter dalam dua jam, melebihi curah hujan maksimum 262,5 milimeter di Zhengzhou pada hari itu.

Menurut Kantor Berita Xinhua, Markas Besar Pengendalian Banjir dan Bantuan Kekeringan Kota Xinxiang, Provinsi Henan mengatakan bahwa dari  19 hingga 22 Juli, tujuh waduk berukuran sedang di kota itu meluap, menyebabkan Huixian, Weihui, Changyuan, Huojia, dan Yuanyang serta 58 kota dan desa di Kabupaten Fengqiu terkena dampak bencana. 

Pada pukul 10:30 malam 21 Juli, lebih dari 470.000 orang terdampak. Bahkan, lebih dari 55.000 hektar lahan terdampak. Selain itu, ketinggian air di Stasiun Quhehe  dan Stasiun Weihe Jixian melebihi ambang garis peringatan. (Hui)

Keterangan Foto : Pada 22 Juli 2021, Zhengzhou, Provinsi Henan, orang-orang melihat mobil-mobil yang hancur akibat banjir setelah hujan lebat. (NOEL CELIS/AFP via Getty Images)
Pada 21 Juli 2021, di Kota Gongyi, Provinsi Henan, sebuah jembatan rusak setelah hujan deras menyebabkan banjir besar. (STR/AFP via Getty Images)
Pada 21 Juli 2021, di Kota Gongyi, Provinsi Henan, hujan deras menyebabkan banjir besar dan tiang telepon bengkok menjadi dua. (STR/AFP via Getty Images)
Orang-orang mengarungi jalan yang banjir setelah hujan lebat di Zhengzhou, Provinsi Henan, pada  21 Juli 2021. (NOEL CELIS/AFP via Getty Images)
Pada 21 Juli 2021, di Kota Gongyi, Provinsi Henan, hujan deras menyebabkan banjir besar dan kendaraan rusak. (STR/AFP via Getty Images)

 

Share

Video Popular