Erabaru.net. Seorang pria tertangkap basah melarikan diri dari karantina di hotel dengan menggunakan sprei sebagai tali yang kemudian digunakan untuk memanjat keluar dari jendela lantai empat, kata polisi.

Pria itu, yang identitasnya belum diungkapkan tetapi dikonfirmasi sebagai Covid-negatif, tiba di Kota Perth, Australia, dan diberitahu bahwa dia tidak dapat memasuki negara bagian itu karena peraturannya yang ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Pendatang yang melakukan penerbangan antar negara bagian dari Brisbane, harus menetap di hotel untuk karantina sementara.

“Dia memanjat keluar jendela kamar lantai empat menggunakan tali yang terbuat dari seprai dan melarikan diri dari daerah itu”, kata Polisi Australia Barat dalam sebuah posting Facebook.

Mereka juga memposting foto tali sprei yang tergantung dari jendela di lantai atas bangunan hingga ke jalan.

Polisi menangkap pria itu di pinggiran kota sekitar delapan jam kemudian, dan menuduhnya gagal mematuhi arahan dan memberikan “cara menyesatkan”.

Mereka tidak mengungkapkan identitas pria itu kecuali untuk mengatakan bahwa dia berusia 39 tahun dan dites negatif terhadap virus, mereka juga tidak memberikan alasan atas dugaan tindakannya.

Australia telah mencatat kasus dan kematian akibat virus corona yang jauh lebih sedikit daripada banyak negara maju lainnya, sebagian karena Australia menutup perbatasan nasional dan internal dan memberlakukan karantina hotel wajib bagi siapa pun yang datang dari luar negeri atau – selama wabah – negara bagian lain.

Namun kebijakan itu membawa serangkaian pelarian, termasuk seorang wanita yang bulan ini turun dari dua balkon dan menendang pintu untuk menghindari karantina di pusat regional timur laut Cairns.(lidya/yn)

Sumber: Mirror

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular