Erabaru.net. Kadang-kadang orang lupa bahwa hewan memiliki perasaan yang sangat mirip dengan manusia, Bagi Anda yang belum memiliki pemikiran seperti ini, ada baiknya Anda membaca cerita berikut ini.

Ini tentang sepasang kakatua berdada merah muda yang membintangi adegan mengharukan di tengah trotoar, di mana salah satu burung telah mati.

Lewat sebuah video, burung kakatua ini telah kehilangan pasangannya yang mati di tengah jalan. Seekor burung mati mungkin bukan sesuatu yang luar biasa, tetapi seluruh tindakan yang dilakukan kakatua Australia yang mencoba menghidupkan kembali pasangannya telah menimbulkan kegemparan di internet.

Tampaknya hewan kecil itu enggan menerima kematian pasanganya. Dia mencoba mematuk untuk membuatnya bangun. Karena tidak ada respon, burung itu memilih sesuatu yang lebih manis dan lebih penuh perasaan yaitu dia mulai bernyanyi untuk pasanganya.

Peristiwa itu terjadi di salah satu dari ribuan jalan Australia dan mencapai jejaring sosial pada 4 Juli, berkat pengguna Susanta Nanda IFS. Rekaman yang berdurasi 1 menit itu sudah cukup untuk menjelaskan kepada kita semua bahwa tindakan hewan lebih dari sekadar naluri.

Meskipun mereka tidak berbicara dalam bahasa yang sama dengan kita, pemandangan yang kuat itu menggerakkan lebih dari 600.000 orang karena tindakan yang memilukan dari kakatua.

Burung malang itu tidak menerima bahwa pasangan hidupnya telah mati, dia mengelilinginya seperti seorang pria yang berusaha menghidupkan kembali wanita yang dicintainya.

Mungkin jenis hewan lain akan langsung pergi ketika temannya tidak bereaksi, tetapi kakatua berdada merah muda adalah monogami. Burung-burung cantik ini hanya jatuh cinta sekali dalam hidup mereka dan dengan pasangan itu mereka membangun keluarga mereka sekali dan selamanya.

Apakah secara alami atau benar-benar bias afektif, kakatua ini memiliki konsep cinta yang sangat berbeda, bahkan dia memiliki cinta yang lebih setia daripada sebagian manusia.

Meski orang yang merekam video tersebut tidak menjelaskan penyebab kematian burung itu, keberadaannya di tengah jalan telah menimbulkan beberapa asumsi. Kemungkinan besar, kakatua ditabrak mobil dan pengemudinya tidak berhenti untuk membantu burung yang itu, bahkan siapa pun yang merekam video tidak dapat melakukannya karena sudah terlambat.

Kesetiaan dan cinta adalah perasaan yang mendarah daging dalam banyak spesies, dan contoh seperti ini membuatnya jelas bagi kita. Bagikan kisah ini dan biarkan dunia melihat bahwa mereka lebih dari sekadar binatang. (lidya/yn)

Sumber: zoorprendente

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular