Zheng Gusheng  – NTD

Tragedi  terowongan bawah tanah sepanjang 4 km di Jalan Jingguang di Zhengzhou yang diterjang banjir  membangkitkan perhatian domestik dan luar negeri. Sejauh ini, klaim dari pejabat resmi menyebutkan hanya empat korban yang ditemukan telah menimbulkan kecurigaan publik. Beberapa hari  lalu, seseorang mendokumentasikan sebuah bus dua tingkat diseret keluar dari terowongan.  Dari video terlihat sebuah trailer yang diduga mengangkut jenazah pada larut malam juga diposting di Internet

Pada  (24/7/2021), pemerintah kota Zhengzhou memperbarui jumlah korban tewas dalam bencana banjir menjadi 58 orang. Laporan menyatakan  air di terowongan yang terletak persimpangan Huaihe bagian Jingguang  dikeringkan. Pada hari itu, pejabat Biro Manajemen Perkotaan mengklaim kepada Media Tiongkok, bahwa hanya ada “lebih dari 200 kendaraan” yang terperangkap di Terowongan Jalan Jingguang dan hanya “empat korban yang ditemukan.”

Namun demikian, pernyataan resmi itu dipertanyakan. Netizen terus memperhatikan lokasi penyelamatan Terowongan Jalan Jingguang dan terus memperkirakan jumlah korban.

Pada tanggal 24 Juli, beredar sebuah video yang diambil oleh netizen dari kejauhan.(視頻鏈接 ) Video itu diunggah di Internet, menunjukkan bahwa sebuah bus umum dua gandeng diduga diseret keluar dari gorong-gorong bawah tanah yang penuh lumpur. Netizen yang menyebarkan video tersebut menunjukkan bahwa, kejadian ini berada di terowongan Jalan Jingguang di Zhengzhou. Unggahan itu menyebutkan, jendela bus yang diseret keluar semuanya ditutup dengan kain hitam.

Sejumlah netizen mengatakan bahwa, ketika terowongan  Jingguang terendam, pada saat itu bertepatan pada jam sibuk. Mungkin ada lima puluh atau enam puluh penumpang di bus dua tingkat ini. Bayangkan berapa banyak orang yang meninggal di terowongan?

Namun demikian, karena jarak pemotretan terlalu jauh, tidak mungkin untuk menentukan apakah jendela bus tertutup kain hitam atau apakah jendela aslinya berwarna hitam. Namun demikian, dapat dilihat dalam video bahwa tidak ada jejak cahaya yang keluar dari kompartemen bus. Selain itu, video itu sendiri tidak dapat mengatakan apakah bus umum yang ditarik keluar dari terowongan Jalan Jingguang. Selama banjir pada  20 Juli, banyak terowongan bawah tanah di Zhengzhou juga kebanjiran.

Selain itu, ada juga video (link video) (視頻鏈接)trailer panjang  di jalanan pada larut malam. Dilaporkan di Internet bahwa pihak berwenang Zhengzhou diam-diam mengangkut mayat para korban di terowongan Jalan Jingguang. Namun demikian, tidak mungkin menentukan waktu dan lokasi pengambilan gambar serta latar belakang peristiwa dari video.

Video menunjukkan bahwa sejumlah besar benda putih ditempatkan secara acak di trailer besar. Sebuah video視頻鏈接)yang diambil pada siang hari sebelumnya menunjukkan bahwa, dua mayat yang diangkat keluar dari terowongan oleh personel resmi semuanya terbungkus kain putih.

Ada juga sejumlah besar video yang diposting oleh netizen, yang menunjukkan bahwa meskipun warga tidak diizinkan untuk mendekati terowongan, banyak orang di sekitar daerah itu siang dan malam mencoba untuk menggali kebenarannya.

Terowongan Jalan Jingguang meliputi Terowongan Jalan Jingguang Utara dan Terowongan Jalan Jingguang Selatan serta terowongan underpass lainnya. Total panjangnya sekitar 4 kilometer, dan keduanya enam lajur di kedua arah. Menurut laporan media lokal, akumulasi air di terowongan mencapai kedalaman 13 meter pada satu titik.

Beberapa netizen memperkirakan mungkin ada ribuan kendaraan yang kebanjiran. Itu terjadi pada jam-jam sibuk. Mungkin ada lebih dari satu orang di sebagian besar kendaraan. Ada berita di Internet bahwa seorang pengemudi derek yang berpartisipasi dalam penyelamatan di tempat kejadian mengungkapkan bahwa, jumlah korban tewas telah mencapai ribuan. Namun demikian, kabar tersebut belum bisa dikonfirmasi untuk saat ini.

Media  Shanghai “The Paper” pernah melaporkan bahwa, “ribuan kendaraan terendam” di dalam terowongan, tetapi jumlah itu dengan cepat dihapus.

Saat ini, media Tiongkok daratan dibanjiri dengan berita “energi positif”, isinya  melaporkan bahwa orang-orang yang selamat secara kebetulan di dalam terowongan, atau menunjukkan  setidaknya beberapa pengemudi atau penumpang di dalam kendaraan yang terjebak  berhasil melarikan diri. (hui)

Share

Video Popular