Han Rui – NTD

Dokumen internal dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menunjukkan bahwa  penularan virus varian Delta mungkin seperti cacar air. Kasus orang yang terinfeksi setelah vaksinasi penuh bahkan mencapai 74%. 

Berikut  dinamika tentang wabah yang kini melanda dunia :

Dokumen Internal CDC: Virus Delta menyebar semudah cacar air

Dokumen internal CDC yang diperoleh The Washington Post menunjukkan bahwa, virus varian Delta India, yang saat ini menyebar dengan cepat di Amerika Serikat, lebih menular, memiliki tingkat penyakit parah yang lebih tinggi, dan “mudah menyebar seperti cacar air.”

CDC juga menemukan bahwa, orang yang terinfeksi virus Delta membawa sejumlah besar virus di hidung dan tenggorokannya. Bahkan, orang yang telah divaksinasi akan terus menularkan virus. Sedangkan jumlah virus yang ditularkan hampir sama dengan orang yang belum divaksinasi.

Penelitian: Massachusetts menemukan 74% dari “infeksi terobosan”

Menurut sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan oleh CDC, selama wabah di Barnstable County, Massachusetts  pada bulan Juli tahun ini, total 469 orang didiagnosis, 346 di antaranya telah divaksinasi penuh, dan infeksi terobosan proporsinya sama tingginya sebesar 74%.

Sebanyak 79% pasien yang terdiagnosis setelah vaksinasi memiliki gejala. Hanya 5 orang dirawat di rumah sakit setelah infeksi, tetapi 4 orang telah divaksinasi lengkap. Namun, pejabat kesehatan masih mengatakan bahwa, vaksin masih dapat secara efektif mencegah penyakit parah dan kematian.

Walikota New York: Pertimbangkan untuk memaksa karyawan restoran dan tamu divaksin 

Walikota New York, Bill de Blasio mengatakan kepada media pada hari Jumat 30 Juli, bahwa Kota New York sedang mempertimbangkan vaksinasi wajib untuk semua karyawan dan pelanggan restoran, jika tidak mereka tidak dapat bekerja atau makan.

Sebelumnya, sejumlah restoran di Kota New York telah mengumumkan bahwa karyawan dan tamu, diwajibkan untuk menunjukkan sertifikat vaksinasi sebelum memasuki restoran untuk bekerja atau makan.

Broadway mengharuskan semua penonton, aktor, dan karyawan untuk divaksinasi

Broadway Alliance of New York City mengumumkan pada Jumat 30 Juli, bahwa 41 teater Broadway akan mengharuskan semua penonton, aktor dan karyawan untuk divaksinasi.  Peraturan ini akan berlanjut hingga Oktober tahun ini.

Hanya anak-anak di bawah usia 12 tahun, atau mereka yang memiliki alasan medis atau agama yang dapat dikecualikan. Penonton juga harus memakai masker untuk menonton pertunjukan.

Gedung Putih: Kewajiban Vaksin Nasional saat ini tidak dalam pertimbangan

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden baru-baru ini mengumumkan bahwa, semua pegawai pemerintah federal harus divaksinasi terhadap virus Komunis Tiongkok, jika tidak mereka harus memakai masker, menjaga jarak sosial, dan tes rutin.

Selain itu, banyak pemerintah dan perusahaan swasta di Amerika Serikat, juga telah membuat persyaratan serupa. Namun demikian, Gedung Putih mengatakan  bahwa pemerintahan Biden saat ini tidak mempertimbangkan rencana vaksinasi wajib secara nasional di AS. (hui)

Share

Video Popular