Erabaru.net. Presiden Jokowi mengumumkan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga tanggal 9 Agustus 2021 pada kabupaten/kota tertentu. meski demikian pemerintah tak bisa membuat kebijakan yang sama dalam durasi panjang dan disesuaikan dengan kondisi terbaru. 

“Kita tidak bisa membuat kebijakan yang sama dalam durasi yang panjang. Kita harus menentukan derajat pembatasan mobilitas masyarakat sesuai dengan data di hari-hari terakhir agar pilihan kita tepat, baik untuk kesehatan, maupun untuk perekonomian,” ujarnya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 2 Agustus 2021.

Jokowi mengatakan, pilihan masyarakat dan pemerintah adalah sama, yaitu antara menghadapi ancaman keselamatan jiwa akibat covid-19, dan menghadapi ancaman ekonomi, kehilangan mata pencaharian dan pekerjaan. Untuk itu, kata dia, gas dan rem harus dilakukan secara dinamis sesuai perkembangan penyebaran Covid-19 hari-hari terakhir.

Ia juga menyampaikan tentang kebijakan penanganan pandemi Covid-19 yang bertumpu kepada tiga pilar utama yakni :

1- Kecepatan vaksinasi terutama pada wilayah-wilayah yang menjadi pusat mobilitas dan kegiatan ekonomi.

2- Penerapan 3M yang masif di seluruh komponen masyarakat.

3- Kegiatan testing, tracing, isolasi dan treatment secara masif, termasuk menjaga BOR, penambahan fasilitas isolasi terpusat, serta menjamin ketersediaan obat-obatan dan pasokan oksigen.

Ia mengatakan pertimbangan perpanjangan PPKM Level 4 berdasarkan beberapa indikator penanganan COVID-19 yang menjadi patokan oleh pemerintah . 

“Mempertimbangkan perkembangan beberapa indikator kasus pada minggu ini, pemerintah memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal 3 sampai dengan 9 Agustus 2021 di beberapa kabupaten, kota tertentu dengan penyesuaian pengaturan aktivitas dan mobilitas masyarakat sesuai kondisi masing-masing daerah. Hal-hal teknis selengkapnya akan dijelaskan oleh Menko dan Menteri terkait,” katanya 

Selanjutnya sebagai akibat pembatasan mobilitas dan aktivitas sosial ekonomi, pemerintah tetap mendorong percepatan dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa. Tak hanya itu, pemerintah juga meluncurkan bantuan untuk usaha mikro kecil, PKL dan warung, serta bantuan subsidi upah yang juga sudah mulai berjalan.

Kepala Negara juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para tenaga kesehatan, dokter, dan perawat yang berada di garda terdepan dalam menyelamatkan jiwa manusia akibat Covid-19. Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia atas pengertian dan dukungannya terhadap pelaksanaan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat yang pemerintah terapkan. (asr)

Share

Video Popular