Erabaru.net. Sebagian besar pasangan suami istri tidur di ranjang yang sama setelah mereka menikah. Jika mereka tidur di kamar atau ranjang yang terpisah, takut dianggap orang ada masalah dalam hubungan pernikahan. Lagi pula, ini terkait dengan budaya dan adat istiadat seluruh masyarakat. Namun, seorang dokter di Inggris yang berpendapat bahwa, dari sudut pandang kesehatan, pasutri disarankan untuk mengadopsi pendekatan “bercerai ketika tidur” (sleep divorce) yang baik untuk keduanya.

Dr. Karan Raj, seorang selebriti internet, dokter British National Health Service (NHS) sering menggunakan video pendek untuk berbagi pengetahuan medis umum atau perawatan untuk masalah tertentu yang cukup populer di kalangan netizen.

Meskipun dianggap wajar bahwa pasutri tidur di ranjang yang sama, tetapi dalam sebuah film pendeknya dr. Karan mengatakan bahwa dua orang yang tidur di tempat yang sama akan sangat mempengaruhi kualitas tidur, yang tidak kondusif bagi kesehatan keduanya. Dia menyarankan agar pasutri mengadopsi pendekatan “bercerai ketika tidur” (sleep divorce).

Secara Terbuka dia mengatakan: “Anda seharusnya selalu tidur sendiri. Jika orang yang tidur di samping Anda bergerak atau mendengkur saat tidur, itu akan mengganggu Anda memasuki tahapan tidur nyenyak yang diperlukan untuk mengisi ulang energi tubuh. Dengan demikian mempengaruhi kualitas tidur Anda.”.

“Tidak semua orang memiliki siklus tidur (sleep cycle) yang sama karena 2 orang yang tidur pada waktu yang bersamaan dapat menyebabkan 1 atau 2 orang tersebut kurang mendapatkan kenyenyakan tidur dalam jangka waktu lama atau pendek,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tidur di ranjang yang sama akan meningkatkan suhu tubuh, yang akan membuat kedua belah pihak semakin sulit untuk tertidur.

“Salah satu kunci agar Anda bisa tertidur adalah penurunan suhu inti tubuh (core body temperature). Sedangkan tidur di ranjang yang sama dengan seseorang dapat meningkatkan suhu tubuh, yang membuat Anda membutuhkan waktu lebih panjang untuk tertidur,” katanya.

Menanggapi pernyataan dr. Karan Raj, beberapa netizen yang setuju dengan pendapat ini bertanya : “Apakah hal ini bisa dinormalisasikan ? Saya mencintai suami saya, tetapi saya tidak suka tidur bersamanya. Dia berpendapat bahwa pikiran saya itu tidak pantas.”

Ada pula netizen lain yang berkomentar : “Suami saya dan saya memiliki kamar tidur masing-masing. Setelah 31 tahun menikah, kami akhirnya memiliki kualitas tidur yang terbaik.” (sin/yn)

Sumber: epochtimes

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular