Erabaru.net. Banyak orang yang membeli mobil untuk memudahkan transportasi. Karena jumlah mobil secara bertahap meningkat, tempat parkir menjadi sangat terbatas.

Beberapa waktu lalu, ada seorang pengemudi wanita yang pergi berbelanja, karena tidak ada tempat parkir, dia memarkir mobilnya di tempat parkir gratis di depan pintu masuk mal. Namun, pada area itu ada peringatan bahwa jalan di depan pintu masuk mall akan diperbaiki dan para pengguna mobil dilarang memarkir mobil. Tetapi wanita itu memarkir mobil di depan pintu masuk mall dan tidak menghiraukan tanda peringatan tersebut.

Ketika pekerja melihat sebuah mobil Audi yang terparkir di area tersebut, mereka menghubungi pusat informasi di mall agar pemilik mobil memindahkan mobilnya.

Pusat informasi telah memanggil pemilik mobil berkali-kali tetapi pengemudi wanita tidak kunjung muncul. Pekerja duduk di sekitar mobil dan menunggu pemiliknya memindahkan mobil, setelah lebih dari 2 jam, pemilik tidak kunjung muncul juga.

Hari menjelang sore dan tim konstruksi memiliki tenggang waktu untuk menyelesaikan. Mereka tidak bisa lagi menunggu pemilik mobil. Akhirnya, pemimpin pekerja memberi perintah dan para pekerja memulai mengerjakan perbaikan jalan dengan mobil Audi masih terparkir di sana.

Setelah selesai dan tak berapa lama kemudian, wanita pemilik mobil datang dan hendak pulang. Dia sangat terkejut melihat mobilnya. Mobilnya terparkir sendirian di pinggir jalan. Semua jalan di sekitar telah digali, dan mobil tidak bisa keluar. Pengemudi wanita sangat marah dan meminta tim pembangunan jalan untuk memberi penjelasan.

Pemimpin tim pembangunan pun memanggil staf dari pusat informasi dan mengatakan bahwa dia sudah dipanggil berkali-kali namun tidak datang.

Dia Sangat marah, namun tidak dapat menyalahkan siapa-siapa, lagi pula tanda peringatan juga terpampang jelas di area tersebut. Dia sangat tercengang, berjongkok di tanah dan mulai menangis, dia mulai menuduh para pekerja yang tidak menunggu kedatangannya.

“Kami juga tidak ingin melakukan ini, tetapi mobil ini benar-benar menunda jadwal pekerjaan kami, dan kami tidak dapat menunggu Anda dan terus berhenti bekerja,” kata pimpinan pekerja.

Pada akhirnya, untuk mengeluarkan mobil, pengemudi wanita menghabiskan lebih dari 2.000 yuan (sekitar Rp 4,4 juta) untuk menyewa truk derek. Selain membuang uang, dia juga telah membuang banyak waktu dan juga energi. Saya harap orang lebih memperhatikan tanda peringatan di manapun berada! (lidya/yn)

Sumber: viewinews

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular