Erabaru.net. Ada seorang saudagar kaya yang memiliki banyak pelayan di rumahnya. Belakangan perhiasan istrinya sering hilang. Sang saudagar merasa yakin bahwa pencurinya pasti adalah salah satu dari pelayannya.

Saudagar itu memanggil banyak orang dengan keahlian khusus untuk menemukan sang pencuri, namun identitas pencuri tetap belum diketahui.

Hari demi hari pun berlalu dan perhiasan sang istri juga terus menghilang.

Suatu hari, dia mengetahui ada seorang bijak yang dapat membantu. Meskipun pada awalnya saudagar tersebut ragu karena orang bijak tersebut terlihat lusuh dan tidak berpendidikan, namun dia tetap mencoba peruntungannya.

Dia pun meminta bantuan orang bijak tersebut untuk menemukan pencurinya.

Orang bijak itu datang ke rumahnya dan memberikan tongkat kayu yang masing-masing sama panjangnya kepada setiap pelayannya.

Orang bijak itu berkata pada semua pelayan : “Besok pagi, tongkat di tangan orang yang mencuri akan bertambah panjang 10 cm.”

Keesokan harinya, saudagar memanggil semua pelayannya di ruang utama.

Orang bijak ini melihat semua tongkat dan berkata kepada saudagar,: “Pencurinya sudah ditemukan, dialah pencurinya,” sambil menunjuk ke arah salah satu pelayan.

Sang saudagar merasa heran, bagaimana orang bijak ini bisa tahu.

Orang bijak itu berkata,: “Mereka yang tidak mencuri, sama sekali tidak akan merasa takut, namun dia yang mencuri akan ketakutan kalau tongkat kayu di tangannya benar-benar akan bertambah panjang pagi ini, maka dari itu dia memotong tongkat kayunya. Tongkat kayu pelayan ini lebih pendek 10 cm, begitulah pencuri bisa ditemukan.”

Saudagar itu sangat berterima kasih kepadanya dan sejak itu, perhiasan istrinya sudah tidak hilang lagi dan orang bijak dipekerjakan sebagai penasihatnya.(lidya/yn)

Sumber: moralstories26

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular