Epochtimes.com

Untuk  melawan proyek One Belt One Road  (OBOR) yang diprakarsai oleh pemerintah komunis Tiongkok, dalam KTT G7 yang diselenggarakan pada bulan Juni lalu, Amerika Serikat mempromosikan rencana pembangunan infrastruktur global. Uni Eropa telah meloloskan rencana pembangunan infrastruktur internasional yang dinamakan ‘Globally Connected Europe’ (Eropa yang Terhubung Secara Global) pada bulan Juli, serta menekankan bahwa mereka akan bergabung dengan Amerika Serikat

‘Central News Agency’ melaporkan bahwa rencana infrastruktur internasional Uni Eropa ini bertujuan untuk mempromosikan pembangunan untuk kepentingan ekonomi dan diplomatik Eropa, selain juga mempromosikan nilai-nilai Eropa. Proyek ini akan berfokus pada proyek-proyek besar di seluruh dunia dan mendorong partisipasi sektor swasta untuk memperkuat kerja sama di antara semua pemangku kepentingan.

‘Globally Connected Europe’ juga menyerukan pembangunan lebih banyak kemitraan dan kerja sama, termasuk kerja sama dengan Amerika Serikat dan ASEAN.

Pada  Juli, Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas menekankan bahwa sekarang adalah saat yang menguntungkan bagi Eropa, karena banyak negara di Afrika, Amerika Latin, dan bahkan Eropa sedah semakin sadar bahwa prakarsa yang ditawarkan oleh pemerintah komunis Tiongkok itu adalah prakarsa yang demi kepentingan mereka sendiri. Sebab itu, Eropa harus memanfaatkan kesempatan ini dan bekerja sama dengan Amerika Serikat, tujuannya untuk menyediakan rencana alternatif bagi negara-negara di luar inisiatif OBOR komunis Tiongkok.

Sejak Presiden Joe Biden menjabat, ia selain mengumumkan rencana pembangunan infrastruktur berskala besar di dalam negeri. Ia juga memprakarsai ‘Build Back Better World. B3W’ (Bangun Kembali Dunia yang Lebih Baik) di KTT G7 yang diselenggarakan pada bulan Juni tahun ini. Prakarsa B3W ini langsung mendapat dukungan dari negara anggota G7 lainnya.

Prakarsa B3W akan banyak berinvestasi dalam infrastruktur di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, ini dipandang oleh Aliansi Demokratik Barat sebagai penggeser inisiatif ‘OBOR’ demi melawan pemerintah komunis Tiongkok.

Prakarsa ‘Globally Connected Europe’ tersebut dinilai sejalan dengan arah pembangunan Uni Eropa saat ini. 

Kanselir Jerman, Angela Merkel pernah mengatakan bahwa Afrika memiliki kebutuhan yang sangat besar dalam membangun infrastruktur. Ia  menambahkan, perkembangan ekonomi Afrika yang normal adalah sesuai dengan kepentingan Eropa. Merkel juga mengatakan  ”Kita tidak bisa mengatakan bahwa hanya komunis Tiongkok saja yang mampu melakukannya”.

Meskipun Uni Eropa telah menyetujui prakarsa ‘Globally Connected Europe’ saat ini, tetapi rincian lebih lanjut belum diumumkan. Uni Eropa diperkirakan akan mendiskusikan lebih lanjut dengan semua pihak yang terkait sebelum musim semi tahun 2022. (sin)

Share

Video Popular