Erabaru.net. Di sebuah desa, ada seorang pedagang yang sering berpergian ke kota untuk menjual barang dagangannya.

Pada suatu hari, di tengah perjalanannya menuju kota, ada seorang pria yang ingin membeli barang dagangannya namun tidak memiliki uang.

Pria itu hanya memiliki seekor anak harimau yang baru ditangkap, menawarkan anak harimau itu pada pedagang itu sebagai pembayaran.

Pedagang itu berpikir mengapa tidak, dia pun menyetujui penawaran pria itu dan membawa anak harimau itu lalu pulang ke rumah.

Setibanya di rumah, para penduduk desa yang melihat sang pedagang membawa anak harimau mengingatkannya, bahwa harimau adalah binatang buas. Mereka menasehati pedagang agar tidak memeliharanya.

Namun,pedagang itu tidak peduli, dia bahkan membuat sebuah kandang di rumahnya dan meletakkan anak harimau tersebut di dalamnya serta memberinya makan setiap hari.

Tanpa terasa, anak harimau itu telah tumbuh menjadi seekor harimau dewasa yang besar. Karena sudah terbiasa hidup bersama si pedangan, harimau itu menjadi hewan yang jinak.

Suatu hari, si pedangan mengunjungi desa lain di balik gunung untuk menjual dagangannya. Saat dia hendak kembali, tiba-tiba terjadi tanah longsor. Pedang tidak bisa kembali ke rumah karena jalur tertutup tanah longsor. Dia harus menunggu selama 5 hari sampai akhirnya jalur itu dibersihkan dan pedagang itu bisa kembali ke rumah.

Setibanya dia di rumah, dia bermaksud untuk memberi makan harimaunya. Namun malang, ketika pintu kandang dibuka harimau yang sudah kelaparan selama 5 hari itu telah kembali ke naluri alamiahnya sebagai hewan buas. Ketika pintu kandang dibuka, si harimau langsung menerkam si pedagang dan memakannya.

Harimau itu adalah seperti kebiasaan buruk yang tidak mau kita tinggalkan, jika kita memiliki kebiasaan buruk dan kita membiarkannya terus menerus, pada akhirnya hal itu akan merugikan diri kita sendiri.

Kebiasaan buruk, tetap adalah buruk, tidak akan berubah menjadi baik, meski di permukaan telah tampak menjadi seolah baik.(lidya/yn)

Sumber: NTD podcast – spotify

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular