Erabaru.net. Banyak anak harus menjalani kehidupan dengan orangtua tunggal ketika salah satu dari mereka bercerai atau meninggal. Hal ini menyebabkan anak kesepian, mengalami tekanan emosional dan masih banyak hal.

Baru-baru ini, ada seorang gadis 14 tahun dengan ayah tunggal yang menderita penyakit kelamin serius dan hampir menyebabkan kemandulan. Apa yang terjadi ?

Karena gadis berusia 14 tahun ini berasal dari keluarga orangtua tunggal, dia telah tinggal bersama ayahnya sejak kecil , dan ayahnya yang sibuk juga tidak terlalu peduli dengannya.

Ketika dia mengalami pubertas, dia tidak tahu harus melakukan apa ketika ‘datang bulan’. Karena tidak ada uang dan ayahnya sibuk serta tidak mengerti tentang hal tersebut, dia memilih untuk menggunakan kertas toilet sebagai pembalut, dan menyelipkannya di celana dalamnya. Dia tidak mandi selama sebulan dan tidak mengganti celana dalam.

Ini dikarenakan tidak ada seorangpun yang mendidiknya, ditambah lagi ayahnya yang tidak paham akan kondisi pubertas dan waktunya yang sibuk. Sampai suatu hari, gadis kecil ini tiba-tiba merasakan sakit di bagian bawah tubuhnya, baru dia pun mengatakan masalahnya pada ayahnya dan dia segera dibawa ke rumah sakit.

Setelah melakukan pemeriksaan, dokter mengatakan bahwa dia menderita penyakit kelamin dan organ dalam yang serius. Jika kondisi tersebut tidak segera diobati, itu akan dapat menyebabkan kemandulan.

Normalnya, seorang gadis berusia 14 tahun seharusnya masih dalam tahap bersenang-senang, tetapi dia tidak menyangka bahwa pada akhirnya dia harus melalui hari-harinya dengan obat-obatan.

Baik orangtua tunggal atau tidak, baik laki-laki atau perempuan. Mereka harus tetap memperhatikan anak mereka. Orangtua adalah satu-satunya orang yang dapat diandalkan oleh anak. Apa pendapat Anda tentang hal ini? (lidya/yn)

Sumber: kknsays

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular