Luo Tingting

Epidemi di Wuhan meningkat pesat. Laporan  pada (7 /8/2021) mengklaim bahwa jumlah komunitas tertutup di Wuhan telah meningkat menjadi 157 kasus. Sehari sebelumnya, seorang pejabat Wuhan melaporkan bahwa hampir 40.000 ruang karantina telah dibangun di daerah setempat dan lebih dari 30.000 di antaranya telah digunakan. Dengan penyebaran epidemi yang semakin cepat, 8.500 kamar karantina lainnya akan dibangun dalam tiga hari ke depan. Akan tetapi, muncul keraguan bahwa data yang dilaporkan tidak mencerminkan keadaan sebenarnya.

Li Yang, wakil direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Provinsi Hubei, Tiongkok mengklaim pada konferensi pers pada  Agustus, bahwa Kota Wuhan telah menerapkan manajemen penutupan terhadap 157 komunitas terkait kasus epidemi. Manajemen Komunitas tertutup diterapkan, yang mana membatasi akses dan mobilitas warga.

Pada 6 Agustus, Li Tao, wakil sekretaris jenderal Pemerintah Kota Wuhan, memperkenalkan bahwa pada 5 Agustus pukul 22.00 malam, Wuhan membangun 39.800 kamar karantina, sebanyak 30.600 ruangan yang sudah digunakan, dan 8.500 lainnya akan dibangun dalam tiga hari berikutnya. 

Dua hari lalu, Li Tao memperkenalkan pada konferensi pers bahwa, Wuhan telah meningkatkan 31.300 ruang isolasi dan sebanyak 26.100 ruangan yang sudah digunakan. Diperkirakan 9.000 ruang isolasi akan dibangun dalam tiga hari ke depan.

Hanya dalam beberapa hari, total 30.600 ruang isolasi telah digunakan di Wuhan. Dengan penyebaran epidemi yang cepat, diyakini bakalan lebih banyak orang yang akan dikarantina.

Li Yang, wakil direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Provinsi Hubei, mengatakan bahwa putaran epidemi di Wuhan ini menunjukkan karakteristik pengelompokan lokal. Sedangkan lokasi proyek Wuhan Zhuankou dari Biro Ketiga Konstruksi Tiongkok adalah pusat epidemi di Wuhan. Saat ini, epidemi telah menyebar ke Jingmen, Xianning, Ezhou dan Chongqing.

Sementara itu, terkait penyebaran kasus di Kabupaten Chongyang, Kota Xianning, kota itu ditutup pada  6 Agustus, dan semua personel dan kendaraan dilarang masuk atau keluar. Semua tempat tinggal di kawasan perkotaan utama menerapkan manajemen tertutup, dan semua kendaraan dilarang mengemudi di jalan.

Pada 6 Agustus di Kota Jingmen, orang-orang di pusat kota tak boleh meninggalkan kota itu, terkecuali jika keperluan mendesak. Manajemen tertutup diterapkan di Jalan Xinglong dan sejumlah titik di Distrik Dao juga diberlakukan.  Orang-orang “hanya boleh masuk ke kawasan terkait, tetapi tidak boleh keluar dan harus tetap berdiam di rumah”. Bahkan, semua tempat usaha ditutup.

Dalam semalam pada 6 Agustus 2021, ada 9 kasus lokal baru yang dikonfirmasi di Hubei, 6 kasus baru di Wuhan, dan 3 kasus baru di Jingmen. Sejak kasus lokal pertama ditemukan di Provinsi Hubei pada 31 Juli, pada 6 Agustus dalam 24 jam, Provinsi Hubei telah mengumpulkan 31 kasus lokal yang dikonfirmasi dan 38 infeksi tanpa gejala.

Di antaranya 51 kasus di Kota Wuhan, 7 kasus di Kota Jingmen, 4 kasus di Kota Huanggang, 4 kasus di Kota Ezhou, 2 kasus di Kota Jingzhou, dan 1 kasus di Kota Xianning. 

Adapun pada  6 agustus, Hubei memiliki 4 zona berisiko sedang yang terletak di Huanggang, Jingzhou, Wuhan, dan Jingmen. Dikarenakan, Komunis Tiongkok secara konsisten menutupi epidemi, dunia luar umumnya mempertanyakan keaslian angka epidemi resmi. (hui)

Share

Video Popular