Erabaru.net. Jean Stapp hamil pada usia 16 dan pindah ke negara lain untuk melahirkan bayinya. Orangtuanya memaksanya untuk menyerahkan bayi tersebut untuk diadopsi dan merahasiakannya dari semua orang di rumah.

Cucu perempuan Jean, Donna Afman, menyerahkan DNA-nya ke Ancestry.com pada bulan Desember. Hasilnya pada bulan Maret dan terungkap bahwa dia memiliki kerabat dekat yang belum pernah diketahui. Dia pun mengirim pesan kepada pria itu, mereka berbicara, dan menyadari bahwa pria ini mungkin adalah putra neneknya.

Donna bertanya kepada neneknya tentang hal itu, dan dia menceritakan kepada keluarganya tentang apa yang terjadi 71 tahun yang lalu.

Jean Stapp telah tinggal di Ringgold sepanjang hidupnya. Dia tumbuh sebagai putri seorang pendeta, jadi ketika dia hamil pada usia 16 tahun, orang tuanya tidak menerimanya

“Ibuku sangat ketat, dan dia tidak ingin ada orang yang memandang rendah keluarga kami, jadi kami harus pergi ke tempat lain untuk melahirkan,” kata Jean Stapp.

Jean, ibunya, dan teman ibunya pergi ke Seattle, semua orang di rumah mengira itu karena alasan medis.

Jean pun melahirkan putranya dan kemudian kembali ke Ringgold.

“Setelah saya melahirkannya, saya tidak diizinkan untuk melihatnya,” kata Jean. “Orang-orang ada di sana untuk membawanya. Begitu dia lahir, mereka membawanya.”

Jean tidak pernah memberitahu siapapun bahwa dia pernah melahirkan bayi ini. Bahkan suaminya 51 tahun.

Nama putranya adalah Patrick Sherman, dan dia tinggal di Washington. 5 tahun lalu, dia bergabung dengan ancestry.com untuk mencoba mencari tahu identitas ibu kandungnya.

“Terlihat tidak ada harapan, kami merasa kami tidak akan menemukan apa pun,” kata Adawna Ruthart, putri tertua Patrick Sherman.

Dia tidak berhasil menemukannya sampai bulan Maret.

Cucu perempuan Jean, Donna Afman, mendapatkan hasilnya kembali dari ancestry.com dan mengetahui bahwa dia memiliki kerabat dekat bernama Patrick Sherman.

Keduanyapun terhubung. Mereka tidak tahu apa hubungan mereka. Semua akta kelahiran Patrick hanya tertulis sebuah nama yaitu Jane Doe Bell.

Donna menyadari nama kecil neneknya adalah Bell. Jadi dia menelepon untuk menanyakan apakah dia punya anak lagi.

“Awalnya dia agak gagap dan kebanyakan hanya bergumam,” kata Donna Afman, cucu Jean.

Jean kemudian menceritakan apa yang terjadi 71 tahun yang lalu. dan dia harus merahasiakannya selama ini. Namun setelah dia mengungkapkan semua itu. Jean merasa beban telah terangkat dari bahunya.

“Saya berpikir, apakah saya akan bertemu dengannya ?” Jean memberitahu Saluran 3.

Lebih dari 70 tahun kemudian, ibu dan anak itu bertemu untuk pertama kalinya melalui telepon.

“Saya terus memberi tahu Donna ‘Apa yang harus saya katakan? Apa yang harus saya katakan ketika dia menelepon?” kata Jean.

“Dia sangat gugup. Itu adalah hal termanis,sangat manis,” kata Ruthart. “Saya belum pernah melihatnya sebahagia itu, saya rasa tidak pernah.”

Patrickpun terbang ke kota akhir pekan ini untuk bertemu ibunya secara langsung untuk pertama kalinya.

Jean memiliki tiga anak lain yang juga akan berada di sana.

Patrick memiliki empat anak sendiri dan banyak cucu. Mereka semua akan datang ke kota pada bulan September.(lidya/yn)

Sumber: epochtimes

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular