Yu Ting –  NTD

Tahun ini penerobosan Komunis Tiongkok ke Taiwan  meningkat. Bahkan, telah mengirim beberapa kali pesawat militer dan kapal perang ke perairan Taiwan. Tujuannya agar lawan tidak dapat memprediksi metode dan kekuatan perang, dan jika Komunis Tiongkok menyerang Taiwan, militer AS dapat dikerahkan dengan cepat dan dalam skala besar

Divisi Lintas Udara ke-82 Angkatan Darat AS dan Pasukan Bela Diri Darat Jepang melakukan pelatihan udara bersama di Pangkalan Angkatan Udara Andersen di Guam pada 30 Juli. Ini juga merupakan bagian dari latihan Pacific Forager 21 AS.

Komandan Serangan Lintas Udara 2-325 AS Mayor Joe Fritze pada 30 Juli mengatakan bahwa Divisi Lintas Udara ke-82 adalah tim tanggap darurat AS yang dapat mencapai mana saja di dunia dari North Carolina dalam waktu 18 jam.”

Surat kabar militer AS, Stars and Stripes melaporkan bahwa Komandan Angkatan Darat Pasifik AS, Charles Flynn dan jenderal lainnya menyatakan dalam konferensi via internet pada tanggal 1 Agustus bahwa tujuan dari latihan militer AS-Jepang adalah untuk mempersulit lawan untuk memprediksi kekuatan tempur militer AS.

Mereka menyebutkan bahwa pesaing “berpikir bahwa militer AS pertama-tama akan berkumpul dalam skala besar dan meningkatkan pasokan dalam jumlah besar sebelum menyerang. Akan tetapi, pada kenyataannya militer AS  tidak akan melewatkan kesempatan tempur, militer AS juga tidak akan memberi lawan kesempatan.  Jadi, militer AS siap untuk beroperasi dengan cara yang berbeda.”

Menanggapi pertanyaan wartawan: Jika Komunis Tiongkok menyerang Taiwan, dapatkah militer AS dikerahkan dengan cepat? 

Flynn menjawab bahwa Angkatan Darat telah dapat dikerahkan dengan cepat. Serangkaian pengerahan militer AS di Pasifik, dari pasukan garda depan hingga dukungan lanjutan, serta bantuan dari komunikasi, serangan dunia maya, intelijen, dan pasukan keamanan, telah memungkinkan Angkatan Darat untuk secara cepat. Bahkan, dalam skala besar melancarkan operasi diseluruh wilayah.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa dalam latihan “Pacific Iron-21”, Angkatan Udara AS yang baru saja selesai, konsep kerja tempur gesit yang baru digunakan untuk mengerahkan pasukan dengan cepat ke kawasan Indo-Pasifik.

Konsep ini menggunakan sistem “hub-and-spoke” untuk mengirimkan material secara cepat dan terselubung ke pangkalan jarak jauh dan perangkat yang telah dipasang sebelumnya. (hui)

 

Share

Video Popular