Erabaru.net. Terinspirasi oleh rencana aktor Hong Kong Chow Yun Fat untuk menyumbangkan seluruh kekayaannya, seorang wanita Shanghai telah mendorong ibunya untuk menyumbangkan 10 juta yuan (sekitar Rp 22 miliar ) apartemen kepada pemerintah setelah kematian mereka.

Sang ibu bermarga Lv dan putrinya yang bermarga Ye pergi ke Pusat Layanan Kedua dari Pusat Pendaftaran Kehendak Tiongkok di Shanghai untuk membuat surat wasiat mereka awal bulan ini, Shanghai Morning Post melaporkan.

Lv mengatakan bahwa dia telah lama merasa, sangat disayangkan bahwa tidak ada yang akan mewarisi rumah setelah putrinya meninggal, karena putrinya tidak memiliki pasangan atau anak.

Dia mengatakan dia tidak mengikuti contoh banyak orang tua Tionghoa lainnya yang memaksa anak-anak mereka untuk menikah.

Anak perempuannya yang telah membujuk Lv untuk menyumbangkan properti itu kepada pemerintah, kata laporan itu.

“Karena saya telah memilih untuk tidak menikah, mengapa tidak menyumbangkan aset saya ke negara?” Kata Ye

Ye mengatakan keputusan donasinya juga terinspirasi oleh rencana aktor Chow untuk menyumbangkan semua asetnya, yang diperkirakan sekitar 719 juta dolla (sekitar Rp 10 triliun), setelah kematiannya. Chow mengumumkan rencana itu tiga tahun lalu.

“Saya sangat tersentuh. Saya ingat Chow Yun Fat mengatakan bahwa seseorang tidak dapat memiliki asetnya seumur hidup,” katanya. “Saya berharap harta saya dapat disumbangkan kepada orang-orang yang membutuhkan.”

“Tidak apa-apa jika pihak berwenang akan menggunakan rumah itu untuk membantu warga miskin atau untuk upaya amal lainnya. Saya dan ibu saya merasa baik-baik saja,” kata Ye.

Baik ibu dan anak perempuannya membuat surat wasiat pada hari yang sama. Menurut wasiat mereka, setelah kematian ibu, semua hartanya akan diberikan kepada putrinya. Jika anak perempuan meninggal sebelum ibunya, hartanya akan diwariskan kepada ibunya.

Apartemen, yang dimiliki oleh sang ibu dan bernilai 10 juta yuan saat ini, akan disumbangkan kepada pemerintah setelah kematian mereka, kata seorang pejabat dari pusat tersebut kepada South China Morning Post, Kamis (12 Agustus).

Lv mengatakan kepada Shanghai Morning Post bahwa dia senang dengan semua itu karena dia memang khawatir tentang kepada siapa asetnya harus diberikan setelah dia dan putrinya meninggal.

Ibu dan putrinya telah menerima pujian universal secara online setelah berita keputusan mereka pecah minggu ini.

“Sang ibu sangat berpikiran terbuka sehingga dia tidak ikut campur dalam urusan pernikahan putrinya. Betapa hebatnya ibu dan putri mereka!” tulis seorang pengguna Weibo.

“Bagus nyumbang rumah, pria playboy nggak mendekati anak perempuannya hanya karena rumahnya yang berharga,” komentar netter lainnya.(lidya/yn)

Sumber: Asiaone

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular