Erabaru.net. Pernah ada seorang kaisar yang tidak peduli tentang negeri dan rakyatnya. Sebaliknya, yang dia pedulikan hanyalah tinggal di istananya, memiliki makanan dan minuman terbaik, memiliki barang-barang paling mahal, dan yang terpenting, mengenakan pakaian paling indah.

Suatu hari beberapa penjahat datang ke negerinya. Mereka memberitahu kaisar bahwa mereka memiliki kain terbaik di dunia, tetapi itu adalah kain ajaib. Hanya orang yang paling cerdas, paling cemerlang, dan paling berpengaruh yang dapat melihatnya, dan siapa pun yang tidak cerdas atau penting tidak dapat melihat apa pun.

 

Ketika kaisar diperlihatkan kain itu, dia tidak bisa melihat apa-apa, dan dia ketakutan.

“Jika orang tahu saya tidak pintar atau penting, mereka akan memilih kaisar lain,” pikirnya. “Kalau itu terjadi, saya tidak akan menjadi orang yang paling penting di negeri ini, dan kesenangan ini tidak akan mengelilingi saya lagi.”

 

Jadi kaisar memberi tahu para penjahat itu bahwa dia melihatnya dan berkata bahwa itu adalah kain terbaik yang pernah dilihatnya dan meminta mereka untuk membuatkan pakaian untuk parade akbarnya.

Pada hari pawai, semua orang di kerajaan datang menemui kaisar. Mereka semua telah mendengar tentang kain ajaib tersebut dan ingin melihatnya sendiri.

Parade besar-besaran dimulai, dan kaisar berjalan menyusuri National Mall yang besar. Tidak ada yang bisa melihat pakaian ajaib, tetapi semua orang terlalu takut untuk berbicara.

Seorang anak kemudian menunjuk ke arah kaisar dan bertanya, : “Mengapa dia tidak mengenakan pakaian apa pun?”

Ini membuat orang lain cukup berani untuk ikut angkat bicara, dan segera, hampir seluruh kerajaan berbicara tentang kaisar yang konyol itu.

Dia begitu khawatir tentang pakaian yang indah, barang-barang mahal, dan apa yang dipikirkan orang. Namun, dia berjalan telanjang di jalan daripada mengatakan yang sebenarnya.

Karena hal ini, rakyat mengira bahwa kaisar sudah gila. Karena hal ini, rakyat pun menggulingkan kedudukannya sebagai kaisar. Pada saat itu kaisar pun sadar akan kebodohannya.

Sering kali kita terlalu memikirkan apa pendapat orang tentang diri kita yang akhirnya dapat menjadi bumerang untuk diri sendiri.(lidya/yn)

Sumber: sohu

Video Rekomendasi:

Share
Kategori: DONGENG STORY

Video Popular