Erabaru.net. Hampir dua lusin patung Buddha kuno dicuri di Tiongkok barat daya pada Januari lalu, dan 13 pejabat dihukum setelahnya, dalam sebuah insiden yang pertama kali dilaporkan di media Tiongkok pada Rabu (18/8).

23 patung Buddha berasal dari Dinasti Tang (618-907) dan termasuk di antara lebih dari 220 patung Buddha yang diukir di permukaan tebing setinggi 30 meter di Gunung Fozi di daerah Wangcang, Sichuan, menurut portal berita Tiongkok. scol.com.cn.

Gunung Fozi terkenal dengan patung Buddhanya , dan patung-patung yang dicuri semuanya terletak antara 1,5 dan 3 meter di atas tanah.

Pencurian ditemukan oleh pejabat dari departemen peninggalan budaya setempat selama patroli rutin pada bulan Januari, yang kemudian memberitahu polisi.

Tetapi gunung itu relatif terpencil, dan tidak ada peralatan pengawasan di daerah itu, sehingga penyelidikan tidak pernah dilakukan.

Pihak berwenang tidak tahu tanggal pasti patung-patung itu hilang. Kamera pengintai dipasang di gunung pada bulan Maret.

Delapan pejabat menerima “hukuman disiplin”, sementara lima lainnya berada di bawah penyelidikan polisi.

23 artefak yang hilang diukir menjadi empat relung di sisi tebing dan termasuk 11 kepala Buddha dan 12 patung utuh. Sebagian besar patung memiliki tinggi 15 cm dan lebar 8 cm, kata laporan itu.

Seorang pria tua berusia 70-an yang tinggal di sebuah desa dekat gunung mengatakan kepada Chengdu Business News: “Ada banyak patung Buddha di Gunung Fozi. Kami tidak yakin berapa banyak jumlahnya.”

Awal pekan ini di Sichuan, pihak berwenang menangkap empat orang yang dicurigai mencuri 10 kepala Buddha empat tahun lalu dalam kasus yang tidak terkait.

Geng kriminal menjual kepala Buddha seharga 10.000 yuan (sekitar Rp 22 juta) kepada seorang pengusaha barang antik di Chengdu yang kemudian menjualnya kepada seorang pria di Fujian seharga 120.000 yuan (sekitar Rp 265 juta). (lidya/yn)

Sumber: Asiaone

Video Rekomendasi:

Share
Kategori: SERBA SERBI

Video Popular