Li Jinfeng

Setelah wabah pneumonia Komunis Tiongkok di Distrik Songjiang, Shanghai, pada 20 Agustus, netizen Shanghai mengungkapkan di Internet bahwa epidemi juga terjadi di Kota Baru Chuansha, Distrik Baru Pudong. Komunitas Longhuayuan di perbatasan ditutup pada pukul 03.00 pagi pada 20 Agustus. Test COVID-19 dilakukan untuk seluruh warga komunitas

Pada  20 Agustus, entri “Shanghai Epidemic” muncul di daftar pencarian terpopuler di medsos daratan Tiongkok. 

Wartawan NTD menemukan bahwa dalam entri ini, banyak netizen menunjukkan bahwa ada epidemi di Chuansha, Shanghai.

Reporter segera menggunakan “Chuansha” untuk mencari Weibo dan menemukan puluhan netizen sedang mendiskusikan masalah tersebut.

Wabah di Shanghai menyebar, distrik Chuansha ditutup

Seorang netizen berkata: “Shanghai Pudong, Chuansha, dan Taman Jielong ditutup pada pukul 3 pagi ini. Dikatakan bahwa satu kasus ditemukan, menunggu berita resmi.” 

 

Keterangan Foto : Shanghai Chuansha ada yang terdiagnosis, netizen mengklaim sumbernya adalah orang asing dari Bandara Shanghai dan profesinya adalah teknisi pesawat. (Sintesis tangkapan layar Weibo)

Netizen juga mengatakan : “Penjaga keamanan mengatakan bahwa hanya bisa masuk dan tidak bisa keluar komplek. Situasi spesifiknya belum diketahui.” Seorang teman memasuki komunitas Longhuayuan di Chuansha Jie Shanghai, tetapi tidak bisa keluar lagi. Harus diisolasi 14 hari.”

Netizen lain yang tinggal di komunitas menjawab : “Hanya … seluruh komunitas melakukan asam nukleat. Saya melihat begitu banyak staf medis dan ambulans untuk pertama kalinya. ” “Ya, saya dari komunitas ini. Saya baru tahu tadi pagi. menakutkan, dan semua sudah selesai dengan tes asam nukleat. ” 

Keterangan Foto : Shanghai Chuansha ada yang terdiagnosis, warganet mengklaim sumbernya adalah warga asing dari Bandara Shanghai, yang pekerjaannya adalah teknisi pesawat. (Sintesis tangkapan layar Weibo)

Netizen itu juga berkata : “Saya dari Jielong Huayuan. Itu fakta bahwa kami telah dikarantina, tetapi tidak jelas keadaan sebenarnya, dan tidak ada informasi dari pihak resmi .”

Beberapa netizen mengatakan: “Saya baru melihatnya ketika saya lewat. Cukup banyak orang!” Chuansha menutup komunitas lain. Kemarin Songjiang hari ini Chuansha. Pudong Chuansha Jielong, konon sekitar Carrefour telah ditutup.”

Keterangan Foto : Setelah epidemi Songjiang di Shanghai, netizen memposting pemberitahuan mencurigakan tentang epidemi di Chuansha. (Tangkapan layar Weibo)

Adapun dugaan sumber wabah di Chuansha, netizen menungkapkan adalah orang asing dari Bandara Shanghai yang bekerja sebagai teknisi pesawat. Lalu memulai pengujian staf  di sini.”

“Terminal kargo bandara ditutup, dan pesawat tidak bisa masuk. Siapa yang terinfeksi? Kasus terakhir yang dikonfirmasi ditutup paling lama beberapa jam. Kali ini ditutup langsung.”

Netizen mengatakan bahwa tidak hanya Chuansha yang memiliki epidemi, tetapi juga Shanghai Nanhui.

“Ampun mengerikan, dan di Nanhui juga ada kasus. Pagi ini di tes asam nukleat dan dikarantina .”

Sampai sekarang, pejabat Shanghai belum merilis berita yang relevan.

Keterangan Foto : Setelah epidemi pecah di Distrik Songjiang, Shanghai, netizen menunjukkan bahwa ada epidemi di Chuansha, Pudong, dan beberapa netizen menunjukkan bahwa epidemi juga terjadi di Nanhui, Shanghai. (Tangkapan layar Weibo)

Namun, netizen memposting pemberitahuan yang mencurigakan: “…Semua departemen baru saja menerima berita bahwa Taman Longhua Sichuan-Shajie dikendalikan pagi-pagi sekali. Tolong berbagai departeman memeriksa apakah ada orang yang tinggal di komunitas ini…”

Pada saat yang sama, netizen mengirimkan video dan gambar komunitas Longhuayuan yang diblokir di Sichuan dan Shajie. 

Dalam video tersebut, ada beberapa ambulans di masyarakat, serta staf medis dengan APD. (hui)

Share

Video Popular